KORANJURI.COM – Bulog Kanwil Bali memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng menjelang hari besar Keagamaan Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H dalam kondisi aman.
Kepala Kantor Wilayah Bulog Bali M. Anwar mengatakan, masyarakat tidak perlu panik untuk mendapatkan kebutuhan pokok itu.
“Yang perlu diwaspadai panic buying itu. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat di Provinsi Bali,” kata Anwar di Denpasar, Selasa, 10 Maret 2026.
Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Harga berbagai komoditas sembako di Provinsi Bali relatif stabil termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global. terkendali.
Secara nasional, cadangan beras pemerintah yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level yang sangat kuat sekitar 3,74 juta ton. Diproyeksikan, cadangan beras meningkat di akhir Maret mencapai 4,5 hingga 5 juta ton.
Anwar mengatakan, Bulog Bali bersama pemerintah terus melakukan upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Termasuk, penguatan distribusi dan penyerapan produksi dalam negeri.
“Khususnya beras dan minyak goreng dalam kondisi sangat aman. Terutama, untuk menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global,” jelasnya. (Way)






