Terekam Mesum di Depan Rumah Warga, Bule Australia Dicegat Imigrasi di Bandara Ngurah Rai

oleh
Aksi tak senonoh WNA asal Australia di depan rumah warga terekam CCTV dan viral di media sosial - foto: Ist.

KORANJURI.COM – Video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi tak senonoh WNA di depan rumah warga, di kawasan Pantai Berawa, Badung, memicu keresahan.

Pasalnya, sepasang WNA yang diketahui asal Australia itu tengah melakukan tindakan mesum. Warga yang akan mebanten memergoki perilaku tak pantas itu.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Muhamad Novyandri mengatakan, petugas melakukan penelusuran bersama Polsek Kuta Utara.

Informasi awal diketahui dari data Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM). Pelaku teridentifikasi merupakan seorang warga negara Australia yang diduga kuat terkait dengan peristiwa tersebut.

Imigrasi selanjutnya memasukkan data WNA berinisial BA ke dalam subject of interest (SOI). Dengan dimasukkannya WNA tersebut ke dalam SOI, Imigrasi dengan mudah akan melakukan pemeriksaan.

“Kasus ini bermula dari beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan dugaan perbuatan asusila di halaman rumah warga di wilayah Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali,” jelas Novyandri.

Pelaku sempat akan meninggalkan Bali, namun petugas terlebih dulu mencegatnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Tim Imigrasi Ngurah Rai kemudian bergerak melakukan pengamanan dengan berkoordinasi dengan petugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi dan Polres Badung.

“Setelah diamankan, yang bersangkutan diserahkan ke Polres Badung untuk menjalani proses hukum sesuai kewenangan Kepolisian,” ujarnya.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menambahkan, setiap informasi dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran WNA, akan ditindaklanjuti secara cepat.

“Menjaga kedaulatan negara dimulai dari menjaga setiap pintu masuk dan keluar wilayah Indonesia,” kata Hendarsam.

Hendarsam mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Kepolisian dalam penanganan kasus tersebut.

“Semangat Imigrasi untuk Rakyat diwujudkan tak hanya melalui pelayanan terbaik, melainkan juga memastikan pengawasan terhadap keberadaan orang asing dilakukan secara profesional,” kata Hendarsam. (Way)