KORANJURI.COM – Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Magelang memastikan infrastruktur jalan provinsi yang melintasi Kabupaten Purworejo, Kebumen, dan Magelang telah siap menghadapi musim penghujan.
Hingga akhir Oktober 2026, jumlah lubang jalan di wilayah tersebut diklaim sudah sangat minim.
Kepala BPJ Wilayah Magelang, Dewa Puji Santosa, ST., mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantisipasi datangnya musim hujan melalui pemeliharaan rutin perkerasan jalan.
“Sampai hari ini, laporan dari teman-teman itu jumlah lubang di wilayah Kabupaten Purworejo, Kebumen, maupun Magelang itu sudah minim, kurang lebih hanya tinggal 4 titik. Dan itu pun hari ini sudah dilakukan kegiatan penambalan di wilayah atau di ruas jalan Prembun-Wadaslintang,” ujar Dewa Puji Santosa saat ditemui pada Jum’at (30/10/2026).
Disampaikan, bahwa total panjang ruas jalan provinsi di bawah kewenangan BPJ Wilayah Magelang mencapai 260 kilometer yang membentang di tiga kabupaten.
Berdasarkan data triwulan ketiga, tingkat kemantapan jalan di wilayah ini telah menyentuh angka 91,35 persen, dan ditargetkan mampu mencapai 95 persen pada akhir tahun melalui dukungan anggaran perubahan.
Dalam mengantisipasi potensi kerusakaan akibat cuaca ekstrem, BPJ Wilayah Magelang menyiagakan Tenaga Pendukung Lapangan (TPL) yang bertugas secara on call selama 24 jam penuh di setiap ruas jalan.
Pihaknya juga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan yang tinggi berpotensi memicu kerusakan baru.
“Prinsip kami, target kami adalah bebas lubang. Memang kalau untuk nyaman itu mungkin kurang nyaman, tapi pada prinsipnya ketika lubang itu kita tangani, harapannya bisa mengurangi atau malah mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. (Jon)





