Selaraskan Kurikulum Link and Match dengan LPK Khansa, SMK Kesehatan Purworejo Gelar Workshop

oleh
Narasumber tengah menyampaikan materi dalam Workshop Penyelarasan Kurikulum Link and Match SMK Kesehatan Purworejo bersama LPK Kansha Indonesia Center, Rabu (19/10/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo menggelar Workshop Penyelarasan Kurikulum Link and Match bersama LPK Kansha Indonesia Center, Rabu (19/10/2022).

Menghadirkan dua narasumber, Nuryadin, S.Sos., M.Pd., selaku Kepala SMK Kesehatan Purworejo dan Sigit Gunawan dari LPK Kansha Indonesia Center, workshop diikuti waka-waka, kajur keperawatan, dan beberapa guru produktif.

Dijelaskan oleh Nuryadin, kegiatan workshop juga merupakan bagian dari pelaksanaan program SMK PK Pemadanan yang kini didapat SMK Kesehatan Purworejo.

Dalam menjalankan program tersebut, kata Nuryadin, tim dari kedua belah pihak menggelar workshop untuk menyatukan persepsi, visi misi, dalam menjalani kurikulum SMK PK Pemadanan di SMK Kesehatan Purworejo.

“Harapannya ini akan membawa dampak positif bagi sekolah dan LPK Khansa. Ini hanya sebagai pemula dalam kerjasama ini, nantinya diharapkan kedepannya lulusan SMK Kesehatan Purworejo bisa terserap kerja ke luar negeri melalui LPK Khansa,” kata Nuryadin di sela kegiatan.

Sigit Gunawan, dari LPK Kansha Indonesia Center berharap program ini bisa berlanjut, berkesinambungan sehingga program dari pendidikan formal maupun non formal bisa saling bersinergi, mendukung mewujudkan cita-cita tujuan anak/siswa untuk bisa bekerja atau magang di luar negeri, khususnya Jepang.

Dengan penyelarasan ini, kurikulum yang diterapkan di sekolah formal bisa disinkronkan dengan program pendidikan sekolah non formal. Dan ini merupakan solusi praktis bagi pihak sekolah dan LPK khususnya untuk penyediaan tenaga kerja ke luar negeri.

“Semoga kerjasama ini bisa meningkat, berlanjut terus menerus,” ujar Sigit.

Nina Hadnisari, S.S.T., selaku staf humas menyampaikan, dalam Workshop tersebut telah disepakati beberapa hal tentang pembelajaran yang perlu disampaikan kepada (khususnya) kelas industri yang dimiliki SMK Kesehatan Purworejo, karena kelas industri ini nanti dipersiapkan untuk mereka bisa terserap ke luar negeri khususnya Jepang.

“Untuk kurikulum-kurikulumnya, dari LPK Khansa secara teknis akan lebih memberikan pelatihan tentang bahasa, khususnya Jepang. Untuk SMK Kesehatan Purworejo sendiri mutlak pada kompetensi keahlian di bidang keperawatan,” pungkas Nina. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS