Sebelum Dideportasi, 5 WNA Mengaku Tinggal di Vila Pemberian Tuhan, Maaf itu Meresahkan

oleh
Lima warga negara asing yang dideportasi dari Indonesia setelah nekad menempati vila kosong milik warga - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Lima WNA asal Moldova dan Rusia akhirnya dideportasi dari Indonesia setelah mendekam di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar.

Kelima warga asing itu diantaranya adalah anak-anak berusia 10 tahun dan 6 tahun. Mereka dideportasi karena nekad memasuki sebuah vila milik warga di daerah Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

“WNA tersebut diketahui menjadi subyek laporan masyarakat pada Maret 2022 silam dan dianggap meresahkan,” kata Kepala Kanwilkumham Bali Anggiat Napitupulu, Rabu, 21 Desember 2022.

Warga asing itu sebelumnya ditemukan oleh pemilik Vila saat menerobos masuk tanpa ijin. Saat itu, vila dalam keadaan kosong selama 2 tahun karena efek pandemi.

Ternyata, vila tersebut dimasuki oleh orang asing dengan cara merusak pintu pada dini hari. Saat pemilik vila menanyakan, bule tersebut berkilah bahwa vila tersebut miliknya yang diberikan Tuhan.

“Mereka dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada 28 Maret 2022 untuk dilakukan tindakan lanjutan sesuai ketentuan keimigrasian,” jelasnya.

Sementara, Kepala Rudenim Denpasar Babay Baenullah mengatakan pada awal detensi mereka kurang kooperatif dengan petugas dan tidak mau dipulangkan.

“Kami rutin melakukan konseling dan pendekatan persuasif kepada yang bersangkutan, akhirnya mereka mau dipulangkan ke negara asalnya,” kata Babay.

Kelima WNA itu dipulangkan ke Moldova dengan menggunakan maskapai Turkish Airlines pada Selasa 20 Desember 2022 dengan tujuan Istanbul-Chisinau. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News