Dua Pengawas Lakukan PKKS di SMK Kesehatan Purworejo, Ini Hasilnya

oleh
Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., saat menyampaikan paparan dalam Penilaian Kinerja Kepala Sekolah dihadapan dua Pengawas SMK dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng, Bani Mustofa, M.Pd., dan Achmad Chamdani, S.Pd, M.Pd., Rabu (21/12/2022) - foto: KORANJURI.COM

KORANJURI.COM – Dua Pengawas SMK dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng, Bani Mustofa, M.Pd., dan Achmad Chamdani, S.Pd, M.Pd., Rabu (21/12/2022, melakukan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) di SMK Kesehatan Purworejo.

Dalam PPKS ini, selain dihadiri Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., dan jajarannya, juga dihadiri Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen Ir Ari Tiasadi dan Ketua Komite Drs. AS Ragil Wibowo, M.A., M.Th., Ph.D.

Menurut Bani Mustofa, sesuai dengan namanya, PKKS ini menilai kinerja kepala sekolah dalam satu tahun ini. Dia menyebut, dinamika kemajuan SMK Kesehatan Purworejo luar biasa sekali, yang ditandai dengan diterimanya amanah menjadi sekolah Pusat Keunggulan.

“Ini menunjukkan kinerja yang luar biasa sekali, artinya sesuatu yang sangat sulit di capai akhirnya bisa dicapai. Kemajuan-kemajuan secara fisik juga bagus, kinerja pembelajaran bapak ibu gurunya juga luar biasa,” ujar Bani Mustofa, usai kegiatan.

Selaku kepala sekolah, Nuryadin menjelaskan, bahwa PKKS berjalan lancar, dan secara umum hasilnya baik. Dia berharap dengan PKKS ini akan menjadi landasan untuk melakukan perubahan-perubahan atau pembenahan program sekolah kedepannya.

“Tim kita tambah solid, karena kaitannya dengan akreditasi, semoga tetap nilai A. Karena item-item penilaiannya hampir sama dengan PKKS,” kata Nuryadin.

Ari Tiasadi selaku Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen mengaku senang, karena PKKS berjalan lancar dan hasilnya baik. Menurutnya, dari perbandingan yang dilakukan di sekolah lain, nilai yang didapat SMK Kesehatan Purworejo mungkin nilainya cukup tinggi.

“Ini terlihat dari serapan kelulusan yang mencapai 90 persen lebih,” ungkap Ari.

Ketua Komite Ragil Wibowo menyebut, dalam perjalananya,
rating SMK Kesehatan Purworejo terus mengalami kenaikan, hingga pada hari ini mendapatkan puncak, unggul plus.

“Luar biasa atas perjuangan civitas akademika terutama kinerja kepala sekolah yang tidak kenal lelah,” ujar Ragil.

Menurutnya, sejak awal berdiri hingga sekarang, SMK Kesehatan Purworejo berjalan seiring, baik dengan komite maupun dengan yayasan, ataupun komite dengan yayasan, sehingga komunikasinya nyambung, dengan saling mendorong dan saling mendukung apa yang menjadi program sekolah.

Sehingga prestasi yang dicapai ini merupakan kinerja semua pihak yang ada di lingkup Yayasan Bina Tani Bagelen.

“Mudah-mudahan kedepan SMK Kesehatan Purworejo menjadi sekolah unggulan dan pilihan masyarakat sehingga kita bisa memberikan sumbang sih pada masyarakat Purworejo dalam pembangunan manusia unggul dan seutuhnya,” pungkas Ragil. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News