Polisi Tangkap Pelaku 2 Kasus Curat di Ubud, 1 Korban Wisatawan Asing

    


Barang bukti ditunjukan saat Press Confrence yang digelar di Mapolsek Ubud, Rabu (5/8/2020) - foto: Catur/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Polisi menangkap Taufik R Gani (25) usai pelaku beraksi membobol sebuah apotek di wilayah Jalan Hanoman, Lingkungan Padangtegal Kelod, kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Dalam pemeriksaannya, petugas mendapati pelaku merupakan penjahat kambuhan. Dalam catatan polisi, pelaku baru saja mendapatkan asimilasi.

“Yang bersangkutan melakukan pencurian di Apotek Kimia Farma pada, Sabtu (27/6/2020) lalu,” kata Kapolsek Ubud AKP I Gede Sudyatmaja, Rabu, 5 Agustus 2020.

Dari hasil penyelidikan di lokasi, diketahui pelaku beraksi dengan menjebol plafon apotek. Kemudian mengambil uang tunai beserta sebuah handphone.

Polisi pun melakukan pengerjaan. Kemudian, pada 14 Juli, petugas melakukan penangkapan di wilayah Legian, Badung. Termasuk, barang bukti yang ikut diamankan di Mapolsek Ubud.

Pelaku dikenakan pasal 363 Ayat (1) ke-5 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun penjara.

Wisatawan Jepang

Pada kasus yang lain, Polsek Ubud juga mengungkap pencurian uang milik wisatawan asal Jepang di Bungkuan House, Ubud pada Rabu (29/7/2020) lalu.

Kepada polisi, korban bernama Fusako Ishii (56) mengatakan amplop miliknya berkurang 480 ribu yen. Kemudian pada tanggal 29 Juli korban juga melihat uang Yen yang disimpan di amplop kedua juga hilang sebanyak 590 ribu Yen.

Menurut pengakuan korban, pada saat yang sama, ia meminta I Wayan Suwistra alias Ari membersihkan rumahnya.

“Pada 1 Agustus korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ubud,” kata Gede Sudyatmaja.

Unit Reskrim Polsek Ubud lantas melakukan penyidikan dan memeriksa saksi-saksi. Hasil penyelidikan diduga pelaku adalah I Wayan Suwistra (31) alias Ari.

“Petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka di Banjar Penestanan Kelod Sayan Ubud dan mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp 30 juta,” katanya. (ning)