Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Bupati Purworejo Tanam Pohon di Heroes Park

    


Bupati Purworejo Agus Bastian, secara simbolis melakukan penanaman pohon di lingkungan Heroes Park, Jum'at (05/11/2021), dalam memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tahun 2021, Pemkab Purworejo melalui Dinas Lingkungan Hidup melakukan kegiatan penanaman pohon di lingkungan Heroes Park, Jum’at (05/11/2021).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, yang didampingi sejumlah pejabat terkait.

Pada peringatan tersebut dilakukan penanaman sebanyak 1.550 bibit, yang secara simbolis dilakukan oleh Bupati Purworejo. Penanaman juga dilaksanakan secara serentak di semua Perangkat Daerah dan Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Purworejo.

Selain melakukan penanaman pohon, Bupati juga meninjau proses pembangunan shelter kuliner yang ada di kawasan Heroes Park.

Shelter tersebut rencana akan digunakan untuk menampung para pedagang yang sehari-hari berjualan di area tersebut.

Dikatakan Bupati, tanggal 5 Nopember telah ditetapkan sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) oleh Presiden Soeharto melalui Keppres Nomor 4 Tahun 1993.

Sejarah Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional memiliki tingkat urgensi yang tidak kalah penting dibanding dengan peringatan lainnya.

“Sejarah peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional penting untuk diketahui, mengingat potensi alam Indonesia yang menduduki peringkat kedua dari 12 negara teratas dalam hal jumlah kekayaan jenis dan endemisitas,” katanya.

Bupati mengatakan, dengan memahami Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional diharapkan ada gerakan nyata setiap tanggal 5 November, untuk melestarikan alam dan lingkungan.

Puspa dan satwa sebagai bagian dari keanekaragaman hayati merupakan modal penting bagi pemenuhan kebutuhan dasar manusia serta penjaga keseimbangan ekosistem.

“Apalagi Indonesia menjadi salah satu negara megabiodiversity di dunia. Pada kenyataannya, keanekaragaman hayati saat ini juga menjadi motor penggerak sektor pariwisata,” ungkapnya.

Dalam semangat momentum peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, menurutnya memang perlu serentak satu visi, satu niat, satu langkah dan satu tindakan untuk menyerukan dan melakukan gerakan menanam pohon.

“Jika setiap orang merasa terpanggil untuk menanam satu bibit pohon saja, maka sungguh merupakan suatu langkah yang luar biasa,” tandasnya. (Jon)