Penghargaan hingga Tawaran Pekerjaan Diberikan Gubernur untuk Atlet Bali

    


Gubernur mengundang sejumlah atlet asal Bali yang ikut berkontribusi di ajang Sea Games XXX Manila, Filipina, 2019 lalu. Tatap muka dilakukan di kediaman jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar, Kamis, 3 September 2020 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Sejumlah penghargaan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Bali kepada para atlet berprestasi. Mereka bukan hanya sebagai pejuang dalam mengharumkan nama bangsa. Tapi juga kebanggaan dan aset yang dimiliki Bali.

Gubernur mengatakan, penghargaan yang akan diberikan sebagai pemacu semangat para atlet lainnya untuk berprestasi dan mengharumkan nama Bali dan Indonesia di kancah internasional.

“Mereka telah berkontribusi mengharumkan nama Bali dan negara di ajang kejuaraan olahraga, sudah sepatutnya diberi perhatian lebih. Jangan sampai sudah berjasa, tapi terabaikan,” kata Koster, Kamis, 3 September 2020.

Secara khusus, Gubernur mengundang sejumlah atlet asal Bali yang ikut berkontribusi di ajang Sea Games XXX Manila, Filipina, 2019 lalu. Tatap muka dilakukan di kediaman jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar, Kamis, 3 September 2020.

Kepada para olahragawan yang hadir, Koster memastikan akan mengangkat mereka sebagai tenaga kontrak sambil menunggu keputusan dari Kemenpora.

“Untuk atlet yang sudah tamat sekolah atau kuliah dan ingin bekerja, namun belum mendapatkan pekerjaan, nanti kami bantu untuk diangkat sebagai tenaga kontrak dulu untuk sementara,” kata Koster.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali IKN Boy Jayawibawa mengatakan, atlet berprestasi yang memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sudah dalam tahap pengajuan ke Kemenpora.

“Namun karena terkendala penyebaran pandemi Covid-19, keputusan dari Kemenpora belum keluar hingga saat ini,” kata Boy.

Seperti diketahui, Pemprov Bali dibawah kepemimpinan Wayan Koster dan Cok Ace akan mengemas sport tourism menjadi daya tarik wisatawan. Hal itu untuk mendukung peningkatan sektor wisata selain unsur keindahan alam dan budaya Bali.

Dalam pertemuan itu, hadir atlet senior yang pernah berjaya di era 80-90-an. Mereka diantaranya, atlet pencak silat Ni Made Wahyuni, peraih dua kali medali emas ajang Kejuaraan Dunia Tahun 1988 di Malaysia dan Tahun 1994 di Thailand.

Legenda tinju Pino Bahari peraih medali emas pada Asean Games 1990 di Beijing China, Oka Sulaksana atlet layar peraih medali emas tiga kali berturut-turut pada kejuaraan Asean Games 1994 Jepang, Asean Games 1998 Bangkok Thailand dan Asean Games 2002 Busan, Korea Selatan.

Selain itu atlet lempar lembing Mudiani, atlet pencak silat I Wayan Mudra dan Ni Wayan Bandengwati ikut dalam rombongan tersebut. Mereka didampingi oleh Ketua KONI Bali I Ketut Suwandi. (Way)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas