KORANJURI.COM – Pereli WAP Motorsport Indonesia M. Arief Subkhan mencuri perhatian di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026.
Tim M Arif Subkan (driver) dan Wiwi Wijayanto (co-driver) berhasil masuk lima besar kategori F4 di Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 2026 di Sirkuit Industropolis, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah.
Tim pembalap asal Solo, Jawa Tengah itu mampu menunjukkan konsistensi hingga finis di posisi lima besar kategori F4. Sekaligus, membawa nama daerah dan WAP Motorsport bersaing di level nasional.
Arif Subkhan mengatakan, dalam kejurnas ini pihaknya menggunakan kendaraan yang mengikuti ketentuan teknis dan keselamatan yang berlaku dalam olahraga reli.
“Prestasi ini tentu tidak dapat dilepaskan dari seluruh crew yang membantu kami,” kata Arif, Senin, 28 September 2026.
Untuk mendukung penampilan di medan reli, ada 10 orang kru yang yang dilibatkan yang bertugas mulai dari persiapan hingga mendukung kebutuhan teknis selama perlombaan.
Keberhasilan mengikuti Kejurnas Sprint Rally itu kata Arif, tidak berhenti pada pencapaian podium. Ia berharap perkembangan olahraga otomotif, khususnya sprint rally, dapat semakin menggeliat.
Kejuaraan nasional tersebut digelar selama dua hari yaitu 26-27 September 2026 dengan menghadirkan lintasan non permanen sepanjang sekitar 5,3 kilometer.
Kejuaraan yang diikuti 111 pembalap itu berlangsung di sejumlah kelas, mulai dari R1, R2, R3, F1, F2, F3, F4, M1, M2, J1, J2 hingga RC1, RC2 dan RC3.
Trek di kawasan KEK Industropolis Batang pun cukup menantang dan memiliki karakter yang berbeda dibandingkan seri-seri sebelumnya.
“Treknya jadi salah satu daya tarik utama bagi para peserta,” kata Arif.
Manager WAP Motorsport Indonesia Susilo Budi mengapresiasi keberhasilan M Arif Subkan dan pembalap lainya.
“Ini moment bagus sekaligus menjadi spirit kami untuk terus memperbaiki performa dievent berikutnya,” kata Susilo.
Sementara, CEO WAP Motorsport Indonesia Wawan Ardianto mengatakan, olahraga otomotif mampu memberikan warna dan tantangan tersendiri bagi para pembalap.
“Melihat pembalap juara, naik podium, mengangkat trofi kemenangan, tersenyum dan tertawa merupakan kebahagiaan tersendiri,” kata Wawan. (*/Her)





