Pekerja Terdampak PPKM di Slum Area Jakarta Pusat Terima Bantuan Sosial

    


Kapolri dan Panglima TNI distribusikan bantuan kepada warga di pemukiman padat penduduk atau slum area di Sawah Besar, Jakarta Pusat - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Ali Muskon (36) seorang driver ojek oline yang harus terhenti karena terdampak PPKM, menerima bantuan PPKM dari TNI-Polri. Bantuan yang sama juga diterima oleh Saiful Anwar (44) mantan karyawan hotel travel yang saat ini dirumahkan.

Ending Samsudin (52) seorang pedagang kopi dan Suwandi seorang pengemudi ojek online, aktifitasnya juga terhenti akibat PPKM. Para pekerja yang terdampak kebijakan PPKM itu berada di kawasan slum area atau pemukiman padat penduduk di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

“Terima kasih banyak ya pak, sangat membantu,” kata warga di lokasi penyerahan bantuan.

Bantuan sosial tersebut berasal dari Pemerintah Indonesia yang disalurkan melalui TNI-Polri. Hal ini merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Sekaligus, bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Pemberian bantuan dilakukan dengan swab antigen dengan hasil non-reaktif, kemudian juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Saat membagikan bansos tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mensosialisasikan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan.

“Sudah divaksin ya. Tetap pakai masker ya. Kalau ada saudaranya yang butuh masker, kasih. Terima kasih ya,” ujar Sigit kepada warga penerima bansos.

Usai memberikan bansos secara langsung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri melanjutkan peninjauannya ke SDN Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat. Mereka melihat secara langsung vaksinasi keliling TNI-Polri.

Saat ini telah tersedia 62 unit mobil vaksin keliling. Target vaksinasi adalah 300 orang per hari dengan sasaran masyarakat umum dan remaja usia 12-18 tahun.

“Kami memiliki 62 unit mobil vaksinasi di DKI Jakarta untuk menjangkau daerah-daerah, sehingga lebih mudah diakses masyarakat,” ucap mantan Kabareskrim Polri ini.

Warga di pemukiman padat Duri Pulo, juga mendapatkan bantuan sosial. Sigit memastikan seluruh warga yang terdampak, bakal mendapatkan bansos dari Pemerintah.

“Ini buat bantu ibu, dapat semua ya. Di dalamnya ada masker, vaksin sudah ya, tetap pakai maskernya untuk jaga kesehatan ya,” kata Sigit. (Bob)