KORANJURI.COM-Terkait pemberitaan di media online perihal adanya dugaan intimidasi kepada salah seorang mahasiswa yang terjadi di Univet Bangun Nusantara Sukoharjo, melalui Dekan Fakultas Tehnik, Hendramawat Aski Safarizki, S.T, M.T pihak universitas membantah, pasalnya sampai sore hari ini tidak ada laporan yang masuk ke Wakil Rektor III ataupun ke lembaga kampus. ( Rabu malam 30/4/22)
‘ Kami sendiri tidak tahu menahu kalau ada laporan seperti itu ( seperti yang di beritakan ). Dan kami selaku dekan fakultas tehnik menjamin kebebasan para mahasiswa untuk mengikuti organisasi apapun tanpa ada sisi intimidasi dan kekerasan’ Terang Dekan Fakultas Tehnik dalam keterangan persnya

Lembaga universitas sebut Hendramawat, mendukung kebebasan berpendapat bagi para mahasiswa maupun organisasi kemahasiswaan yang ada di dalam kampus Univet Bangun Nusantara.
Jadi kami tidak pernah membatasi ataupun mengekang kegiatan kegiatan yang di lakukan oleh mahasiswa.
Hendra juga menegaskan, bahwa dalam setiap kegiatan selalu ada pendamping dari pihak dosen. Entah itu kegiatan dari himpunan kemahasiswaan ataupun UKM kemahasiswaan akan selalu ada pendampingan dari pihak dosen.
Memang mahasiswa di beri kebebasan, akan tetapi kebebasan tersebut tetap akan kami pantau dan awasi apakah memenuhi aturan aturan agar tidak terjadi kejadian yang merugikan mahasiswa itu sendiri.
Terkait adanya pemberitaan tersebut, tentu kami akan mengambil langkah langkah yang cepat dan tepat dalam menyelesaikan pemberitaan yang ada dalam berita.
Namun yang pasti dalam waktu dekat kami akan memanggil yang bersangkutan, tapi tentu saja semua di lakukan dengan langkah langkah yang tepat dan tidak melanggar norma norma di dalam kampus.
‘ Tindakan kedepan akan dilihat dari hasil evaluasi yang sudah di lakukan oleh pihak internal kampus ‘ Jelas Dekan Fakultas Tehnik menyampaikan
Yang sama, sekretaris Komisi B Dewan Mahasiswa Univet Bangun Nusantara, Kurniawan Hidayat juga menyampaikan, pihaknya tidak menerima laporan dari mahasiswa ataupun dari pihak kemahasiswaan terkait persoalan tersebut.
Dewan Mahasiswa juga sudah mengambil langkah cepat menanyakan kepada pihak lembaga kampus. Karena setiap kegiatan yang dilakukan oleh KMB dan UKM yang menaungi adalah Dewan Mahasiswa, sehingga setiap kali terdapat kegiatan, kami mengetahui dan mengawasinya.
‘ Selama kurang lebih 3,5 tahun kuliah di Univet Bangun Nusantara, saya belum pernah menemukan kejadian perkara seperti itu. ‘ Tegas Kurniawan Hidayat
Sementara itu pasca pemberitaan dan keterangan pers yang di lakukan oleh pihak kampus, Kamis ( 31/3/22) pagi, melalui pesan singkat yang di sampaikan oleh Humas Univet Bangun Nusantara kepada koranjuri.com, lembaga kampus, mahasiswa AS yang di duga menjadi korban intimidasi serta salah satu lembaga eksternal kampus, telah melakukan mediasi dan menyatakan sudah tidak ada lagi permasalahan.
Dan secara umum Univet Bangun Nusantara sangat apresiatif terhadap kegiatan organisasi eksternal seperti GMNI, LMND dan HMI berjalan dengan baik dan tidak ada pelarangan.
Hal tersebut dapat di cek langsung pada kader kader organisasi yang berkegiatan, jelasnya./(*) Tk





