Klaim Suara Lebih Unggul, Bung Tomo Sesalkan Deklarasi Kemenangan Petahana

    


Muhammad Abdullah dan Toha Mahasin, juru bicara Paslon Bung Tomo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Paslon Bupati dan Wakil Bupati no urut 2, Kuswanto-Kusnomo (Bung Tomo), menyesalkan adanya klaim kemenangan dari Paslon lain.

Karena hingga saat ini, KPU masih menyelesaikan tugasnya, menghitung, mengumpulkan data-data perolehan suara dari masing-masing TPS se Kabupaten Purworejo.

Hal itu diungkapkan Muhammad Abdullah, selaku juru bicara Paslon no urut 2, di Posko Pemenangan Bung Tomo, jalan Brigjen Katamso, Purworejo, Kamis (10/12/2020) siang.

“Secara resmi, Paslon no urut 2 menyatakan bahwa belum ada hasil resmi tentang perolehan suara masing-masing Paslon,” ujar Abdullah, di hadapan para wartawan.

Kalau kemudian ada Paslon yang mengklaim kemenangan, menurut Abdullah, dianggapnya sebagai cara-cara intervensi terselubung terhadap penyelenggara pemilu, dengan membuat opini, bahwa seolah-olah hasil sudah ditetapkan, sehingga pasti hal tersebut akan mempengaruhi moril para penyelenggara pemilu dalam hal menetapkan hasil sesuai dengan yang sesungguhnya.

“Kami juga memiliki data, bahwa sampai hari ini, Paslon no 2 masih unggul 131 suara,” kata Abdullah, didampingi Toha Mahasin.

Dari suara yang masuk 90 persen lebih, dengan total suara 402.013,
jelas Abdullah, suara sah no 1: 115.446, suara sah no 2: 143.349, dan suara sah no 3: 143.218. Ada selisih 131 suara, antara Paslon no 2 dan no 3.

Karena Paslon 2 ini ingin menciptakan suasana yang kondusif di mata masyarakat, ujar Abdulah, serta tidak ingin melaksanakan intervensi pada penyelenggara pemilu, pihaknya tak ingin mendeklarasikan kemenangan sebelum ada keputusan resmi rekapitulasi yang diselenggarakan KPU.

Abdullah mengajak seluruh Paslon, untuk menahan diri. Data yang ada silahkan disimpan baik-baik, dan digunakan nanti pada saat perhitungan di KPUD dengan argumentasi-argumentasi data yang dimiliki.

“Dan jangan sekali-kali kita deklarasikan diri sebelum ada keputusan resmi,” tandas Abdullah. (Jon)