Isu Teror di Bali Paska Bom Medan, Kapolda Membantah: Itu Hoaks!

    


Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose - foto: dokumen Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose membantah kejadian bom bunuh diri di Medan Sumatera Utara, terkait dengan rencana aksi di Bali. Menurut Kapolda, berita yang beredar bahwa Bali menjadi target teror selanjutnya adalah hoaks.

Kapolda kembali memastikan, kondisi Bali dalam keadaan aman.

“Jadi berita yang ada kemarin itu adalah hoaks. Tidak ada hasil pemeriksaan di Medan berhubungan dengan Bali. Itu saya sudah crosscheck dengan anggota kita maupun dengan Densus,” kata Kapolda Petrus Golose saat menghadiri Munas XIII KAGAMA di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Jumat, 15 November 2019.

Sementara, menyambut Natal dan Tahun Baru 2019, Polda Bali telah menyiapkan pengamanan maksimal. Sampai saat ini tidak ditemukan indikasi teror di wilayah Bali.

“Namun saya tegaskan kepada setiap anggota di Bali ini, kita harus tetap waspada dan standby,” kata Kapolda.

Pihaknya tidak menampik akan adanya kejadian yang tak diharapkan bisa saja muncul. Pihak keamanan, dikatakan Kapolda, akan terus meningkatkan pengamanan di tempat-tempat tertentu, terutama di pintu gerbang yang menjadi akses masuk ke Bali.

“Kalau dalam istilah kami, itu adalah kegiatan rutin yang ditingkatkan. Kita tetap melalukan tetapi tidak ada hal-hal yang menonjol. Sehingga, tidak justru menimbulkan kekhawatiran di masyarakat,” kata Kapolda Bali. (Way)