Festival Akbar Rebana Digelar di Solo

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Untuk kesekian-kalinya, Yayasan Daarul Hidayah kembali menyelenggarakan acara Festival Rebana di tahun 2020 ini.

Event besar tahunan yang bekerjasama dengan Radio Metta FM tersebut sudah ketigakalinya jika berlangsung nanti. Festival Rebana sendiri digelar dengan tujuan untuk membumikan sholawat. Sekaligus merupakan dakwah yang dibalut seni dan tradisi.

“Festival Rebana nanti sesuai rencana, babak finalnya akan diselenggarakan di lokasi SGM (Solo Grand Mall) pada tanggal 16 Februari 2020 nanti,” ujar Febry Wulandari, S.H. salah satu panitia yang menjadi Sekretaris Festival Rebana tersebut.

Perhelatan akbar ini nantinya akan memperebutkan beberapa Piala Walikota Surakarta. Selain itu panitia juga menyediakan hadiah-hadiah yang sangat fantastis bagi para pemenang.

Juara 1 mendapat uang tunai sebesar Rp. 5.000.000 + piala walikota, juara 2 mendapat uang tunai sebesar Rp. 4. 000.000 + piala walikota. Serta juara 3 mendapat uang tunai sebesar Rp. 3.000.000 + piala walikota. Sementara juara favorit juga mendapat hadiah uang tunai sebesar masing-masing Rp. 2.000.000 + piala walikota Surakarta.

“Dari catatan yang sudah masuk ke panitia, sudah ada 52 group Rebana yang mendaftar. Nanti dari semua itu akan kita seleksi lagi pada babak penyisihan pada tanggal 9 Februari 2020,” imbuh Febry di hadapan para wartawan.

Pada babak penyisihan, panitia mengambil tempat di lokasi Daarul Hidayah sendiri. Adapun nanti saat final akan dilakukan di Solo Grand mall. Alasannya karena berada di pusat kota.

Selain itu diharapkan bisa menarik minat para pecinta seni dan tradisi rebana yang ada. Baik komunitas rebana di wilayah Solo raya maupun kota-kota sekitarnya.

Bahkan dalam catatan panitia, sejak pertama kali festival tersebut diselenggarakan, banyak pendaftar dari group-group wilayah Yogya, Semarang, Salatiga, dan wilayah jateng lainnya.

Festival Rebana merupakan sebuah ajang kreativitas dalam melakukan shalawat Nabi. Dikenal sebagai ajang seni dan budaya, sekaligus sebagai dakwah Islami yang dikemas lewat pentas musik panggung rebana.

Festival Rebana kali ini merupakan kali ketiga Metta Media bekerja sama dengan Daarul Hidayah. Dulu pada tahun 2017, serta 2019, peserta yang mengikuti festival juga mencapai sekitar 50-an group Rebana. Baik dari kota Solo sendiri maupun dari luar Solo.

Festival Rebana yang memperebutkan Piala Walikota Solo tahun 2020 ini, selain sebagai kegiatan syiar, diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa-siswa SD hingga Mahasiswa dalam menuangkan bakat, dan kreatifitas seninya.

Bahkan dari kalangan umum, atau komunitas masyarakat pecinta seni rebana diharapkan juga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan akbar ini. Sehingga bisa diapresiasi oleh semua pihak, baik oleh masyarakat ataupun para seniman seni itu sendiri. (Med)