Edarkan Sabu-sabu, 3 Pelaku Dikurung di Polres Gianyar

    


Tersangka dan barang bukti saat diamankan di Mapolres Gianyar - foto: Catur/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kedapatan memiliki narkoba, tiga orang pria berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar dalam kasus sabu-sabu.

Tiga pelaku yang diamankan yakni, Ahmad Durahman (22) asal Dusun Ramiyan Banyuwangi Jawa Timur, Rizky Fauzi (25) asal Dusun Sepanjang Kulon Banyuwangi, Jawa Timur, dan Sriwawan Alias Maun (37) yang tinggal di Banjar Dukuh Pesiraman Desa Pedungan, Denpasar Selatan. Ketiganya diamankan di Mapolres Gianyar.

Penangkapan ketiga pengedar narkoba ini berawal pada hari Jumat (28/8/2020) sekitar pukul 21.00 Wita di Jalan Raya Batuyang, Banjar Buda Ireng, Desa Batubulan, Sukawati Gianyar.

Unit I Satuan Reserse Narkoba Polres Gianyar yang dipimpin oleh Ipda Gede Andika Arya Pramarta awalnya menangkap dua orang laki-laki yakni, Ahmad Durahman (22) serta Rizky Fauzi (25).

Kasatres Narkoba Polres Gianyar, AKP I Nyoman Pawana Jaya Negara mengatakan, pengembangan dilakukan setelah menangkap 2 pelaku.

“Setelah mendapatkan informasi pelaku, petugas melakukan penggeledahan di sebuah kamar kos di Jalan Batas Dukuh Sari No 2 A Banjar Dukuh Pesirahan, Desa Pedungan Denpasar Selatan,” kata Pawana Jaya Negara, Senin (31/8/2020).

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas kembali menangkap Sriwawan Alias Maun yang bertempat tinggal di rumah kosan tersebut.

“Ketika melakukan penggeledahan di rumah kos tersebut, petugas berhasil menemukan tiga paket dari plastik klip berisi kristal bening diduga shabu,” katanya.

Dalam penggeledahan terhadap tiga orang pelaku tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 315 gram cair narkotika yakni sabu-sabu, 3 unit handphone, 3 buah alat bong, sejumlah uang, 4 bungkus korek api gas, serta7 batang pipet kaca.

“Pelaku dan barang bukti pum diamankan ke Mapolres Gianyar,” ujarnya.

Pelaku terancam pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (ning)