Ribuan Orang Ikuti Seleksi CPNS Bali Tahap Kedua

    


Sekda Provinsi Bali Dewa Indra menggelar konferensi pers seleksi Calon Pegawai Negeri (CPNS) tahap kedua Provinsi Bali yang akan digelar, Selasa, 1 September 2020 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 4.356 peserta bakal mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri (CPNS) tahap kedua Provinsi Bali yang akan digelar, Selasa, 1 September 2020. Seleksi dilakukan di empat wilayah yakni, Provinsi Bali, Kota Denpasar, Kabupaten Buleleng, Klungkung dan Jembrana.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, seleksi kali ini juga diadakan di luar daerah. Dalam kondisi pandemi covid-19, penyelenggara memberikan kesempatan agar peserta dari luar tidak harus datang ke Bali.

“Tes tidak hanya di BPSDM saja, tapi ada peserta yang mengikuti tes di luar daerah, dengan mekanisme tes sama, supaya mereka tidak harus kesini,” jelas Dewa Indra, Senin, 31 Agustus 2020.

Seleksi calon aparatur sipil negara di masa pandemi ini, menambahkan protap covid-19. Dewa Indra menjelaskan, protap covid-19 jadi hal mendasar untuk saat ini. Setiap peserta yang lolos seleksi harus memastikan non reaktif rapid test.

Panitia juga melakukan skrining sebelum peserta masuk ke ruangan tes. Jika suhu tubuh tinggi, peserta akan ditempatkan terpisah dari peserta lain.

“Kita tidak memulangkan, tapi ditempatkan di ruangan lain,” tambahnya.

Sedangkan Ketua BKD Provinsi Bali Ketut Lihadnyana menambahkan, panitia tidak berhak menggugurkan peserta tes. Kesempatan itu tetap bisa jalan atau ditunda dengan waktu dan tempat berbeda.

“Apabila di lokasi, peserta yang diskrining mengalami kenaikan suhu tubuh, kita akan tes lagi, jika masih tetap tinggi, direkomendasikan kepada tim kesehatan,” kata Lihadnyana.

Proses seleksi CPNS tahap kedua ini tetap menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Sistem itu dapat dipertanggungjawabkan dengan tingkat keamanan tinggi. Jaminan keamanan dari proses seleksi itu, terlihat dari teknis yang ada.

Peserta akan mendapatkan kata kunci untuk mengakses soal tes ketika berada di ruangan. Selama 90 menit, timer akan berjalan dan saat waktu habis komputer akan mengalami shutdown secara otomatis.

“Sebelum komputer ditutup oleh sistem, peserta akan melihat hasil tes mereka. Jadi penilaian bisa langsung terlihat di layar monitor setiap peserta,” tambah Dewa Indra. (Way)