KORANJURI.COM – Perayaan Tumpek Uye atau Tumpek Kandang yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali, akan jadi suguhan khas budaya dalam pertemuan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024.
Tumpek Uye merupakan wujud penghormatan dan ungkapan terima kasih manusia kepada binatang peliharaan atau ternak. Kegiatan Tumpek Uye di Bali diperingati melalui upacara Segara Kerthi setiap 210 hari sekali.
Dalam perhitungan kalender Bali, Tumpek Uye jatuh setiap Saniscara atau Sabtu Kliwon wuku Uye. Saat pelaksanaan WWF Ke-10, masyarakat Bali juga tengah merayakan upacara Tumpek Uye.
Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Bob Arthur Lombogia mengatakan, pemerintah daerah terlibat di semua proses yakni, politik, tematik dan regional.
“Serta berpartisipasi dalam kegiatan pendukung seperti cultural night, fair & expo, serta youth program,” kata Firdaus, Kamis, 8 Januari 2024.
Cultural Night akan digelar di Taman Bhagawan pada 24 Mei 2024. Acara ini akan dikemas dalam sebuah pertunjukan untuk mengenalkan budaya Nusantara. Termasuk kuliner, kerajinan dan atraksi pertunjukan.
Forum air tingkat dunia yang diperkirakan diikuti oleh 172 negara itu mentargetkan 30 ribu peserta.
Kegiatan yang diselenggarakan pada 18 – 25 Mei 2024 digelar di di lima lokasi yakni, Bali Nusa Dua Convention Center, Bali International Convention Center, Bali Collection, Tsunami Shelter Plaza-Kuta Beach, dan Museum Pasifika. (Way)





