Cegah Penularan Covid-19, Kwarda Bali Bentuk Pengawas Prokes di Sekolah

    


Ketua Satgas pengawas protokol kesehatan Gerakan Pramuka Kwarda Bali I Gede Wirawan (kiri) bersama Ketua Kwarda Bali yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Bali I Made Rentin (kanan) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kwarda Bali membentuk Pengawas Prokes Pembina Gugus Depan. Dalam mematangkan tugas-tugasnya, maka diadakan Bimbingan Teknis sosialisasi bagi pembina Pramuka, Minggu (3/1/2021).

Ketua Satgas pengawas protokol kesehatan Gerakan Pramuka Kwarda Bali I Gede Wirawan menjelaskan, Pramuka hadir dalam membantu sekolah di saat berlangsung pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Semangat yang kita kedepankan adalah l menghentikan menyebaran Covid-19 ini, pramuka harus menjadi pionir dalam kondisi apapun,” kata Gede Wira, Senin, 4 Januari 2021.

Bimtek sosialisasi untuk Pembina Pramuka ini menurutnya, sebagai langkah awal pengembangan kepribadian individu dan partisipasi di era normal baru. Sehingga, program yang ada berjalan terarah dan terorganisir sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai kepramukaan.

Pengawas Protokol Kesehatan di sekolah ini akan bertugas selama 3 bulan kedepan.

Sementara, Ketua Kwarda Bali yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Bali I Made Rentin mengatakan, penanganan covid-19 di Provinsi Bali mengalami grafik naik.

“Kondisi Provinsi Bali sampai tanggal 2 januari 2021, sudah terlihat pergerakan lebih baik,” kata Made Rentin saat memberikan sharing materi.

Sebelumnya, Provinsi Bali masuk pada 10 besar provinsi prioritas jumlah paparan covid-19. Namun selama dua pekan terakhir, Bali telah bergeser di urutan ke 11. Rentin mengatakan, hal itu menunjukkan bahwa Bali berupaya maksimal untuk menurunkan angka paparan harian virus corona.

Di sisi lain, kata Rentin, angka kesembuhan covid-19 di Bali tercatat cukup tinggi dibandingkan provinsi lain. (Way)