Wamenkop: Keberadaan KDKMP Bukan Ancaman Tapi Pelengkap Ekonomi Desa

oleh
ki-ka: Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Ketut Meniarta, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan Sekretaris Deputi bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi Windy Novita Rauf - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan, keberadaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bukan ancaman bagi entitas ekonomi eksisting di tingkat Desa.

Menurutnya, kehadiran KDKMP untuk memaksimalkan kolaborasi dan konsolidasi sel-sel perekonomian yang ada di desa.

“Kami ada kakak asuh, kita harapkan operasi eksisting terutama yang ada di Bali ini, bisa menjadi kakak asuh bagi KDKMP. Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini baru dilahirkan dan berproses untuk operasionalisasi,” kata Farida di Denpasar.

Ia menambahkan, keberadaan lembaga ekonomi di desa seperti BUMDes akan menjadi mitra KDKMP. Keberadaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih bukan menjadi ancaman untuk unit usaha yang sudah eksis

“Jangan pernah merasa khawatir, mohon disampaikan, kehadiran KDKMP bukan ancaman bagi warung-warung kecil, bukan ancaman BUMDes, tapi melengkapi unit ekonomi yang sudah ada,” jelas Farida.

Saat ini, pemerintah melalui melalui Kementerian Koperasi mempercepat pembangunan fisik KDKMP.

Ditargetkan, akhir Maret 2026 sudah ada 82.800 gedung KDKMP berdiri di seluruh Indonesia. Selanjutnya, bulan Juni 2026 sudah mulai beroperasi.

Farida melihat kendala yang dihadapi mendirikan KDKMP adalah lahan yang syaratnya 1.000 m2 dengan letak yang strategis. Dirinya mengatakan, lahan seluas itu sulit ditemukan di perkotaan.

“Karena KDKMP merupakan badan usaha jadi letaknya harus strategis untuk bisa menggerakkan ekonomi di desa tersebut,” jelas Farida.

“Tapi kendala apapun semua pihak sama-sama berkolaborasi dan solid untuk mengejar target yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Kementerian Koperasi melalui Deputi Bidang Pengawasan Koperasi menggelar forum tematik pengawasan Koperasi/Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berbasis partisipasi anggota dan masyarakat di Denpasar.

Kegiatan ditutup oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Jumat, 12 Desember 2025.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Ketut Meniarta mengatakan, secara kelembagaan di Bali sudah terbentuk 716 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. KDKMP yang sudah beroperasi sebanyak 180 unit.

“Kami terus mendorong yang lain. Untuk lahan, kami terus mencari solusi termasuk dengan TNI untuk percepatan pembangunan gedung dan operasionalnya,” jelas Meniarta.

Pihaknya juga mendorong adanya inkubator bisnis untuk memberikan suntikan semangat enterpreneur bagi KDKMP yang terbentuk. (Way)