KORANJURI.COM – Pura Tanah Lot merupakan destinasi ikonik dengan pura tua yang berdiri di atas batu karang. Dalam kondisi air laut pasang, pura dengan arsitektur khas Bali itu terlihat seperti mengapung di tepian samudera.
Namun, ketika air laut surut, pengunjung bisa mengakses tempat persembahyangan dengan berjalan kaki.
Pura Tanah Lot merupakan warisan dari Danghyang Dwijendra, seorang pendeta suci pada abad 16. Sebagai Pura Dang Kahyangan, tempat pemujaan itu diapit oleh sejumlah pura lain seperti Pura Batu Bolong dan Pura Batu Mejan.
Tanah Lot menyimpan eksotisme yang mendunia. Jumlah kunjungan harian mencapai 5-6 ribu kunjungan per hari.
Manager Operasional Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot I Wayan Sudiana mengatakan, kunjungan terbanyak umumnya dimulai pukul 14.00 WITA.
“Biasanya sebelum itu, mereka pergi kemana dulu atau makan siang, setelah itu baru berkunjung ke sini,” kata Wayan Sudiana.
Ia memberikan alasan, menjelang sore hari wisatawan masih sempat menikmati suasana di sekitar destinasi itu. Mereka umumnya menunggu waktu sunset dan tarian kecak.
Bertepatan dengan Tanah Lot Art & Food Festival #6, pengunjung diperkirakan akan membludak mencapai 20-30 ribu per hari.
Spot Ikonik Buat yang Pengen Eksis
Selain sebagai destinasi wisata religi, pengelola Pura Tanah Lot juga melengkapi sarana pendukung yang lengkap dan memadai untuk kebutuhan eksistensi.
Seperti spot selfie Enjung Galuh sangat populer karena berlatar birunya lautan dan penampilan pura Tanah Lot di atas tebing batu karang.
“Spot swafoto ini sangat diminati wisatawan,” kata Sudiana.
Di lokasi yang sama juga sarat dengan cerita rakyat terkait dengan tempat dengan segala mitos yang menyertai seperti ular suci bercorak hitam putih.
Ular tersebut dipercaya sebagai penjaga situs religi di Pura Tanah Lot. Dipercaya, ular poleng itu melindungi dari pihak-pihak yang punya niat negatif.
Warga sekitar menghormati ular-ular itu dengan membiarkan hidup di habitat aslinya. Sebab, makhluk melata itu hanya ditemukan di sekitar kawasan Pura Tanah Lot bukan di tempat lain. (Way)





