Wabup Purworejo Buka Grebeg Pasar di Kutoarjo

oleh
Wabup Purworejo Yuli Hastuti, saat meninjau stand UPPKS dari beberapa desa dan kelurahan di wilayah Kutoarjo, dalam Grebeg Pasar, Jum'at (15/11), di Pendopo Kecamatan Kutoarjo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, SH, secara resmi membuka kegiatan Grebeg Pasar (Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pas Sasaran), yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kependudukan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Purworejo (Dinsosduk KBPPPA), di Kutoarjo, Jum’at (15/11).

Kegiatan yang berlangsung di komplek pendopo Kecamatan Kutoarjo itu, dihadiri jajaran Forkopimca Kutoarjo, tokoh pemuda, KNPI, pelaku usaha ekonomi, Tim Penggerak PKK, Kader PPKBD dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Yuli Hastuti berharap, Grebeg Pasar dapat terus ditingkatkan sehingga dapat mencakup sasaran ke semua masyarakat.

“Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) merupakan Program Pemerintah yang harus dilaksanakan guna menekan laju pertumbuhan penduduk. Program KKBPK juga untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga,” ujar Yuli Hastuti.

Oleh karena itu, kata Yuli Hastuti, sosialisasi Program KKBPK sangat penting dilakukan, salah satunya melalui Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Kreatif melalui Kegiatan Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pas Sasaran.

Dijelaskan, sosialisasi Program KKBPK melalui kegiatan Grebeg Pasar sangat strategis, karena selain untuk menyasar masyarakat juga untuk mengadvokasi pemangku kepentingan dan penentu kebijakan di semua tingkatan wilayah.

“Dengan adanya Kegiatan Grebeg Pasar yang didukung oleh semua lintas sektor terkait, saya berharap, akan dapat meningkatkan komitmen pemangku kepentingan dan penentu kebijakan serta meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam Program KKBPK,” kata Yuli Hastuti.

Terpisah, Kepala Dinsosduk KBPPPA Kabupaten Purworejo, dr Kuswantoro, MKes menjelaskan, dalam KKBPK tidak hanya mengurusi masalah kontrasepsi saja, tapi juga pemberdayaan bidang ekonomi melalui UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera), dengan tujuan terbentuk keluarga sejahtera.

“Minimal di tingkat keluarga sudah bisa meningkatkan pendapatan,” ujar Kuswantoro.

Dalam Grebeg Pasar tersebut, kata Kuswantoro, beberapa stand dari desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Kutoarjo mengeluarkan produk-produk untuk pemberdayaan ekonomi di tingkat keluarga.

Tujuannya, ungkap Kuswantoro, pemberdayaan ekonomi keluarga yang arahnya nanti untuk bisa melaksanakan fungsi keluarga dalam bidang ekonomi.

Usai membuka Grebeg Pasar, Wabup Yuli Hastuti didampingi Kuswantoro dan sejumlah tamu undangan, menyempatkan diri meninjau stand UPPKS dari beberapa desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Kutoarjo. (Jon)