Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar Terima 73 Tamu Ambalan

oleh
Pelantikan Pramuka Tamu Ambalan baru untuk menjadi anggota Gugus Depan 04.01-04.02 dengan Dewan Ambalan Pattimura dan Martha Christina Tiahahu - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Setiap anggota pramuka harus serba guna seperti lambang pramuka yaitu tunas kelapa yang melambangkan bahwa setiap anggota pramuka hendaknya serbaguna seperti kegunaan seluruh bahagian pohon kelapa tersebut.

Keyakinan itu akan menjadi pendorong untuk selalu berusaha dalam melakukan kreativitas dalam perkembangan kepribadian kemandirian dan percaya diri.

“Sehingga, pada akhirnya adik-adik menjadi generasi muda yang berguna dan bermanfaat bagi keluarga bangsa dan negara yang kita cintai ini,” jelas Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan, Dewa Gede Sukmantara, SE.,MM. dihadapan peserta upacara Pekemahan Satu Hari (PERSARI) Penerimaan Tamu Ambalan, Sabtu (20/7/2019).

Dewa Gede Sukmantara menambahkan, pengalaman telah membuktikan bahwa kegiatan kepramukaan berdampak positif dalam mengatasi berbagai masalah dan tantangan kaum muda serta mampu membentuk karakter.

Karena, hakekat kegiatan kepramukaan adalah pendidikan non formal yang dilaksanakan diluar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga sesuai yang tercatum dalam satya pramuka dan dasa darma pramuka.

“Oleh sebab itu, kepada adik-adik pramuka selalu berusaha dalam menempuh kehidupan ini,” kata Dewa.

Rudianto selaku Pembina Pramuka menjelaskan, kegiatan Persari Penerimaan Tamu Ambalan adalah perkemahan yang dilakukan untuk menyambut siswa baru SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar. Perkemahan ini dilaksanakan selama satu hari.

“Tujuannya agar siswa baru SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar bisa mengenal Adat Pramuka,” jelas Rudi.

Tradisi Pramuka SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar yakni, dari Pramuka Penggalang menjadi Pramuka Penegak.

“Supaya adik-adik mampu meningkatkan ketaqwaan terhadap tuhan YME, memperkuat tali persaudaraan dan ikut mengembangkan jati diri bangsa, memperoleh pengalaman serta mengasah keterampilan dan sebagai sarana pendidikan kepramukaan,” tambahnya.

Hal itu, sesuai Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

“Melalui Persari ini mudah-mudahan bermanfaat dalam sehari-hari nantinya khususnya pengembangan generasi muda kedepan,” ujar Rudianto.

Prosesi Pelantikan Pramuka Tamu Ambalan baru untuk menjadi anggota Gugus Depan 04.01-04.02 dengan Dewan Ambalan Pattimura dan Martha Christina Tiahahu, dilaksanakan dengan mengucapkan janji pramuka yaitu Tri Satya, sebuah janji yang diikrarkan oleh para anggota Pramuka.

“Di dalam Tri Satya terdapat 6 kewajiban, yaitu Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, Sesama hidup, Masyarakat dan Dasa Darma,” jelas Rudi. (*)