300 Dosis Vaksin Sasar Pelajar dan Masyarakat

    


Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tri Joko Widianto dan Kepala SMK PGRI 3 Denpasar I Nengah Madiadnyana dalam vaksinasi massal pelajar dan masyarakat umum yang digelar di aula SMK PGRI 3 Denpasar, Kamis, 23 September 2021 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Polsek Denpasar Timur bersinergi dengan SMK PGRI 3 Denpasar menggelar vaksinasi massal covid-19. Dalam percepatan herd immunity ini, Bharatasena Akabri 96 menyiapkan 300 dosis vaksin sinovac untuk pelajar dan masyarakat umum.

Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tri Joko Widianto mewakili Kapolres Denpasar menjelaskan, pihaknya menggandeng sejumlah komunitas untuk percepatan vaksinasi di Bali. Kali ini, Polsek Denpasar Timur bersinergi dengan lembaga pendidikan di SMK PGRI 3 Denpasar.

“Syukur-syukur kuota 300 dosis itu bisa terpenuhi dan kami akan tambah lagi vaksinnya,” kata Tri Joko di SMK PGRI 3 Denpasar, Kamis, 23 September 2021.

Pendaftaran untuk masyarakat umum dilakukan secara on the spot dan cukup membawa foto copy KTP. Mereka tidak perlu mengantri karena petugas yang melayani cukup memadai.

Bahkan, sejumlah masyarakat yang mengikuti vaksinasi di lokasi lain, diarahkan ke SMK PGRI 3 Denpasar. Dalam kegiatan itu, Tri Joko Widianto berharap target kekebalan masyarakat di Bali dapat segera tercapai.

“Semua masyarakat yang perlu vaksin bisa kami layani. Harapannya, semua masyarakat tervaksin dan ekonomi Bali bisa bangkit kembali,” kata Tri Joko.

Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, MM., mengungkapkan, sampai vaksinasi yang dilaksanakan saat ini, seluruh siswa, staf dan guru telah tuntas vaksinasi tahap kedua. Dalam vaksinasi sinovac ini, ada 85 siswa yang mengikuti.

“Makanya kita kejar dengan kerjasama bersama Polsek Denpasar Timur,” jelas Madiadnyana.

Dengan tuntasnya vaksinasi di sekolah kejuruan pariwisata itu, pihaknya berharap pembelajaran tatap muka akan lancar terselenggara dan tidak menimbulkan klaster baru.

Selain itu, kata Madiadnyana, protokol kesehatan yang ada di sekolah juga lengkap mulai tempat cuci tangan, hand sanitizer, termasuk kelengkapan Satgas Covid-19 yang ada di sekolah.

Menurutnya, vaksinasi ini usulan dari pihaknya. Karena, masih ada anak-anak yang belum vaksinasi.

“Syarat PTM itu semua harus tervaksinasi. Syukurnya gayung bersambut, pihak kepolisian melaksanakan vaksinasi di sekolah kami,” katanya demikian.

Sementara, Gede Budiasa (53), masyarakat umum yang menjadi peserta vaksin menurutkan, dirinya mengetahui ada kegiatan vaksinasi dari kepala Dusun. Menurut Budiasa, prosesnya cepat dari mulai pendaftaran hingga mendapatkan suntikan.

“Begitu ada informasi, saya langsung kesini. Syukur tidak mengantri lama. Langsung dilayani. Syaratnya pun mudah. Hanya membawa fotokopi KTP,” ujarnya. (Way)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas