130 Siswa SMK Kesehatan Purworejo Kunjungan Industri ke Bali

    


Siswa SMK Kesehatan Purworejo dan guru pembimbing berfoto bersama dalam kunjungan industri ke Bali, Selasa (9/4) hingga Sabtu (13/4) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 130 siswa SMK Kesehatan Purworejo dari kelas X jurusan Farmasi dan Keperawatan, mengikuti kunjungan industri ke RS Balimed dan industri farmasi Herboris di Pulau Bali.

Kunjungan industri dilakukan selama lima hari, dari Selasa (9/4) hingga Sabtu (13/4), dengan didampingi beberapa guru pembimbing. Selain ke kedua tempat tersebut, siswa juga refreshing di beberapa lokasi wisata.

“Tujuan dari kunjungan industri ini, untuk memberikan wawasan kepada siswa, tentang kondisi lapangan, dalam hal ini RS dan industri farmasi, sebelum mereka melakukan PKL,” jelas Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd, melalui Humas, Ardiyanto, Senin (15/4).

Kunjungan industri ini, menurut Ardiyanto, merupakan agenda rutin tahunan. Kalau pada umumnya kunjungan industri dilakukan pada satu tempat untuk satu kejuruan, namun untuk SMK Kesehatan Purworejo, satu tujuan lokasi, sekaligus dikunjungi siswa dari jurusan keperawatan dan farmasi. Itu dikarenakan, dari kedua jurusan tersebut masih ada kaitannya di bidang kesehatan.

Saat berada di RS Balimed di Denpasar, jelas Ardiyanto, siswa mendapatkan wawasan melalui seminar/kuliah umum tentang profil RS. Selanjutnya, para siswa diajak berkeliling rumah sakit, melihat laboratorium, apotik, bangsal dan fasilitas lain.

“Siswa diberi penjelasan tentang manajemen RS secara umum, maupun manajemen keperawatan dan manajemen obat-obatan/farmasi,” ujar Ardiyanto.

Siswa, lanjut Ardiyanto, menjadi tahu tentang teori dan kondisi lapangan yang akan ditekuni nantinya, seperti cara menangani pasien. Di industri farmasi Herboris, siswa mendapat wawasan dan pengetahuan tentang proses produksi, dan pemasarannya.

“Untuk refreshing, siswa juga mengunjungi beberapa tempat wisata di Bali, seperti Pantai Pandawa, Danau Bedugul, pertunjukan tari Kecak, belanja di Joger, dan wisata religi Puja Mandala,” pungkas Ardiyanto. (Jon)