13 SMK Bersaing dalam Skill Contest Automotive Educative Zone PTO UMPurworejo

    


Kaprodi PTO UMPurworejo didampingi Ketua Panitia dan Ketua Umum Hima PTO, berfoto bersama para peraih juara - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Event Automotive Educative Zone (AEZ) 2022 yang digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif (Hima PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPurworejo), yang akan dilaksanakan selama 3 hari dari Senin (20/06/2022) hingga Rabu (22/06/2022) resmi dimulai.

Dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 3 UMPurworejo, Dr.H. Budi Setiawan, M.Si, Senin (20/06/2022), AEZ mempertandingkan dua mata lomba, Skill Contest yang khusus diperuntukkan bagi pelajar, dan Motor Contest dengan banyak kategori di dalamnya yang diperuntukkan bagi umum, mahasiswa dan pelajar, serta servis murah.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Setiawan sangat mengapresiasi terlaksananya AEZ yang diinisiasi oleh Hipma PTO UMPurworejo, yang sempat vakum selama 2 tahun karena adanya pandemi.

Pelaksanaan lomba Skill Contest dalam Automotive Educative Zone PTO UMPurworejo, Senin (20/06/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

Pelaksanaan lomba Skill Contest dalam Automotive Educative Zone PTO UMPurworejo, Senin (20/06/2022) – foto: Sujono/Koranjuri.com

PTO, kata Budi Setiawan, menjadi yang terdepan di UMPurworejo dan jadi Duta Kampus Merdeka. Program-programnya diapresiasi. UMPurworejo masuk 5 kampus dengan jurusan teknik otomotif terbaik di Indonesia.

“Saat ini, PTO minat paling menarik di UMPurworejo. Peluangnya sangat banyak sekali,” ungkap Budi Setiawan, sambil menambahkan, AEZ merupakan event menarik, karena jadi uji kompetensi ilmu yang selama ini dipelajari di sekolah para peserta.

Dalam upacara pembukaan yang juga dihadiri perwakilan peserta dan juri ini, Dwi Djatmoko, M.Pd selaku Kaprodi PTO UMPurworejo menyampaikan, dalam Skill Contest ini tidak diniatkan untuk kompetisi atau menang. Namun diniatkan untuk menunjukkan sejauh mana ketrampilan yang sudah diajarkan guru dan didapatkan peserta semenjak sekolah selama 2 tahun, karena rata-rata pesertanya kelas XI.

Kedepannya, kata Dwi Djatmoko, setelah mengetahui bagaimana nilai yang diberikan para juri, itu outputnya untuk meningkatkan ketrampilan otomotif, khususnya di sistem pemeliharaan EFI maupun kelistrikan body.

“Jika nilainya kurang baik/cukup, maka nantinya bisa ditingkatkan ketrampilannya maupun pengetahuannya,” ujar Dwi Djatmoko.

Dalam Skill Contest yang menghadirkan dua juri, Aci Primartadi, M.Pd. dan Fajarudin Hidayat, S.Pd ini, menurut Dwi Djatmoko yang didampingi Ketua Panitia Aziz Wijayakusuma dan Farih Nu’man Hakim, Ketua Umum Hima PTO UMPurworejo, diikuti 13 SMK se wilayah eks Karisidenan Kedu.

Ke 13 peserta ini, SMK N 1 Magelang, SMK Ma’arif 9 Kebumen, SMK N 8 Purworejo, SMK N 1 Windusari, SMK N 1 Kalikajar, SMK Muhammadiyah 1 Muntilan, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, SMK Muhammadiyah Petanahan, SMK N 1 Karanggayam, SMK Pancasila 1 Kutoarjo, SMKN 6 Purworejo, SMKN 4 Purworejo, dan SMK Muhammadiyah Purwodadi.

Dari pelaksanaan lomba, juara 1 diraih SMK Maarif 9 Kebumen, juara 2 SMKN 6 Purworejo, juara 3 SMKN 1 Windusari.

Favorit K3 SMKN 8 Purworejo, Favorit Presentasi SMK Muhammadiyah Petanahan, Favorit Tes Teori SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Favorit Kelistrikan Body SMK Muhammadiyah 1 Muntilan, Favorit EFI SMKN 4 Purworejo. (Jon)