Usai Nyepi Presiden ke Bali Pantau Vaksinasi Pekerja Pariwisata

    


Gubernur Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau kesiapan lokasi vaksinasi di wilayah Ubud, Gianyar, Jumat, (13/3/2021) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pemerintah mentargetkan pariwisata Bali menjadi destinasi pertama di dunia yang akan dibuka. Secara gencar, vaksinasi dilakukan di seluruh Bali.

Kesiapan Bali untuk mencapai kekebalan kawanan sebesar 75 persen dari populasi penduduk, bakal ditinjau Presiden Joko Widodo usai Hari Raya Nyepi. Presiden akan berada di Bali pada Selasa, 16 Maret 2021.

Agenda Presiden di Bali antara lain meninjau vaksinasi masal di Puri Agung Ubud yang diikuti 650 orang. Selain itu, presiden juga akan meninjau vaksinasi para pekerja pariwisata di hotel Haris Sunset Road yang diikuti 500 orang.

Dalam persiapan di Bali, Gubernur Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau kesiapan lokasi vaksinasi di wilayah Ubud, Gianyar, Jumat, (13/3/2021)

“Mari kita dukung vaksinasi agar tercapai masyarakat yang sehat dan ekonomi bangkit,” kata Budi Gunadi.

Dikatakan, Indonesia dan Bali tengah bersiap membuka pariwisata di tahun 2022. Ubud dan dua lokasi lainnya di Bali akan menjadi pilot project untuk dikunjungi wisatawan mancanegara.

“Ini baru akan dibuka, karena ekonomi Bali akan mati jika pariwisata tidak dibuka,” kata Menkes.

Untuk mendapatkan kepercayaan dunia, Budi Gunadi mengatakan, Bali wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dengan baik.

“Maka dari itu segala halnya harus dipersiapkan secara matang,” ujarnya.

Selama berada di Bali, Presiden juga akan melakukan video conference bersama para Bupati se Bali. Di setiap Kabupaten/Kota juga menggelar vaksinasi.

Selain itu, presiden juga akan meninjau pembangunan pusat kawasan budaya Bali di Desa Gunaksa, Kabupaten Klungkung. (Way)