Unik, Jembrana Bakal Gelar Lomba Dayung Sampan Tradisional di Perancak

    


Panitia Lomba Dayung Tradisional di Kafe Pica, Denpasar, Senin, 15 Agustus 2022 - foto: Yan Daulaka

KORANJURI.COM – Lomba dayung tradisional akan berlangsung di Kota Negara, Kabupaten Jembrana pada Selasa (16/8/2022) pagi. Lokasi tepatnya di Kawasan Perancak, Desa Budeng.

Jarak lintasan lomba yang diikuti 100 pedayung lokal tersebut adalah 10 kilometer, dimana titik startnya dari green land serta finish di Desa Sangkar Agung.

Penjelasan terkait lomba yang diselenggarakan pihak SUP (stand up paddle) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana tersebut disampaikan panitia pelaksana di Kafe Pica (kompleks Pojok Sudirman) Denpasar, Senin (15/8/2022) siang.

“Pastinya lomba ini adalah yang pertama kali kami gelar bersama Pemkab Jembrana. Dan yang akan buka nanti adalah pak Bupati I Nengah Tamba sendiri,” ujar Ketua Bali SUP Community Arie Sapta.

Dijelaskan pula oleh I Gede Wijaya selaku Ketua Pokdarwis Manggrove Village Desa Budeng, bahwa gelaran yang juga didukung sepenuhnya oleh Kadin Indonesia ini, akan menjadi agenda tahunan Pemkab Jembrana.

Tujuan utamanya adalah untuk memberdayakan masyarakat nelayan serta menjaga eksistensi sampan tradisional.

“Tentunya juga kami ingin memasyarakatkan olahraga rekreasi sekaligus memperingati HUT Kota Jembrana dan HUT RI.”sebut I.Gede Wijaya.

Sementara, teknis perlombaan, salah satunya yakni masing-masing sampan dihuni dua pedayung. Untuk kedua pedayung pun saat mendaftar diberikan fee lomba Rp 200 ribu diluar total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 28 juta.

“Yang jelasnya peserta khusus nelayan lokal. Dan masing-masing peserta dikasih uang tunai 100 ribu. Satu sampan disi dua orang. Panitia menyiapkan hadiah juara untuk tiga pemenang juara 1, 2 dan 3,” ungkap I Gede Wijaya.

“Acara ini sudah jadi kalender dinas pariwisata kabuapten Jembrana dan diadakan tiap tahun.” tambah Roy Wicaksono, sport tourism dari Kadin Indonesia. (Yan Daulaka)