SMKN 6 Purworejo Dipercaya PT TMMIN untuk Lakukan Perekrutan Calon Operator Produksi

    


Para peserta tengah mengikuti psikotest dalam perekrutan calon operator produksi PT TMMIN di SMKN 6 Purworejo, Jum'at (12/08/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMKN 6 Purworejo, dipercaya oleh PT TMMIN (PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia)) untuk melakukan perekrutan calon operator produksi. Hal itu diawali dengan psikotes dan interview psikotest pada Jum’at (12/08/2022), yang diikuti 799 peserta, berlokasi di SMKN 6 Purworejo.

Dalam psikotes dan interview psikotest ini, PT TMMIN menggandeng PT CIS sebagai konsultan, dibawah pimpinan ibu Dewi. Dari 799 peserta yang berasal dari 25 SMK di Kabupaten Purworejo dan juga dari Magetan, Sedayu, Pengasih dan juga SMK Ganesha Temanggung dari wilayah Kedu, yang lolos hanya 103 peserta.

Dijelaskan oleh Nurodin, S.Pd., selaku Ketua BKK SMKN 6 Purworejo, peserta yang lolos psikotest ini akan mengikuti tahapan berikutnya berupa medical check up yang pelaksanaannya nunggu dari konsultan PT TMMIN, dan bertempat di RS PKU Muhammadiyah Gombong.

“Mereka akan mengikuti medical check up bersamaan dengan peserta yang telah mengikuti seleksi serupa di wilayah Magelang dan Kebumen,” kata Nurodin, Senin (15/08/2022).

Pasca medical check up, peserta yang lolos akan menjalani interview langsung dari usernya, HRD PT TMMIN di SMKN 6 Purworejo, yang pelaksanaannya dijadwalkan pada bulan September 2022.

“Dari total terdaftar 799 peserta lulusan tahun 2021 dan 2022, dalam pelaksanaan psikotesnya dibagi menjadi 4 bed, jam 07.00 WIB, jam 09.00 WIB, jam 13.00 WIB dan jam 15.00 WIB,” ungkap Nurodin.

Menurut Nurodin, SMKN 6 Purworejo sudah ditunjuk oleh PT TMMIN melalui konsultannya untuk melakukan perekrutan ini, yang tahapannya diawali dengan publikasi data dari peserta.

Bagi peserta yang berasal dari sekolah lain yang tidak langsung mendaftar di SMKN 6 Purworejo, mereka mendaftar melalui BKK sekolah masing-masing melalui link yang sudah dibuka di BKK SMKN 6 Purworejo.

“Setelah itu diseleksi atau penyaringan administrasi, syarat-syaratnya sesuai atau tidak, terutama untuk syarat tinggi badan minimal 165 cm, nilai matematika minimal 7,5, serta umur maksimal 19 tahun 6 bulan. Dari 900 yang mendaftar, 799 peserta masuk dalam publikasi data,” jelas Nurodin, sambil menambahkan, rekrutmen ini untuk jurusan TKRO, Listrik, Pemesinan dan Teknik Sepeda Motor yang ada kaitannya dengan otomotif dan skill.

Adanya perekrutan ini, menurut Nurodin, membuktikan kalau SMKN 6 Purworejo dipercaya oleh PT TMMIN. Adanya kerjasama ini, sudah diawali dengan kegiatan yang disponsori oleh Toyota, misal dengan memasyarakatkan 5R (budaya industri), Ringkas, Rapi, Resik Rajin, Rawat.

Nurodin berharap, SMKN 6 Purworejo bisa kembali lagi dipercaya dari PT TMMIN untuk melakukan perekrutan. Hal itu bisa menjadikan promosi agar banyak peminat masuk di jurusan TKRO SMKN 6 Purworejo.

“Perekrutan itu juga sebagai bentuk penyaluran kerja,” terang Nurodin.

Kepala SMKN 6 Purworejo, Budiyono, S.Pd., M.Pd., mengaku senang dan bangga, pihaknya dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan seleksi calon operator produksi di PT TMMIN.

“Ini memberikan motivasi khususnya pada SMK, lebih khusus lagi kepada siswa SMKN 6 Purworejo. Meski di daerah pinggiran tapi menjadi daya tarik industri untuk mengadakan seleksi di sekolah ini. Ini adalah kepercayaan yang luar biasa bagi kami,” pungkas Budiyono. (Jon)