Siswa SMPN 2 Purworejo Ciptakan Aplikasi Robotika Online ‘EduPro’

    


Ketiga siswa yang tergabung dalam Tim Krenova SMPN 2 Purworejo ini, Arya Wildan Azizul Hakim (IX B), Raka Ramdhani Anwar (VII E), Caesar Aqsa Putra Dermawan (VII A), dengan guru pembimbing Imam Fadli, M.Kom - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tiga siswa SMPN 2 Purworejo, berhasil menciptakan aplikasi belajar robotika online ‘EduPro’. Hasil karya mereka ini, diikutkan dalam lomba Krenova (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) Kabupaten Purworejo tahun 2022.

Ketiga siswa yang tergabung dalam Tim Krenova SMPN 2 Purworejo ini, Arya Wildan Azizul Hakim (IX B), Raka Ramdhani Anwar (VII E), Caesar Aqsa Putra Dermawan (VII A), dengan guru pembimbing Imam Fadli, M.Kom.

Dijelaskan oleh Kepala SMPN 2 Purworejo, Sutarto, M.Pd., yang didampingi Suryadi, S.Kom.,M.M.Pd., guru TIK, aplikasi Edupro tersebut berbasis web.

“Dengan aplikasi itu, harapannya siswa yang ikut lomba Krenova bisa membelajarkan kepada siapapun yang ingin belajar robotik di pembelajaran secara online berbasis web,” jelas Sutarto.

Nantinya, anak-anak itu merakit robotik yang ada di sekolah kemudian mengupload bagaimana cara merakit robot itu, kemudian diunggah dalam bentuk video dan juga buku panduan.

Setelah itu, dari mereka yang ingin belajar tentang robotiknya bisa mengakses dari web dan juga mengambil buku panduan yang dibuat. Namun nantinya akan berbayar. Karena untuk kit robotiknya dan juga buku panduannya itu, berbayar.

“Kami juga melayani untuk, misalnya jika ada pemesanan perakitan robot,” ungkap Sutarto

Suryadi, yang juga guru pembimbing kedua dalam Tim Krenova tersebut menjelaskan, kelebihan dari aplikasi yang diciptakan siswanya itu, setiap orang yang ingin belajar tentang perakitan robotik itu bisa melihat panduan tersebut, sehingga dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

Aplikasi tersebut, menurut Suryadi, merupakan satu-satunya platform belajar robotik online yang memadukan dengan toko online pertama dan sekaligus pembingan yang dengan mudah diakses oleh siapapun dengan harga sangat murah, serta didukung oleh digital marketing yang akan mendorong sistem memiliki potensi pemasaran lebih luas .

“Karena robot itu berkaitan dengan banyak komponen yang kecil-kecil sampai yang kompleks, kita menyediakan untuk kit-nya dan juga peralatannya,” jelas Suryadi.

Disebutkan pula, bahwa dalam penciptaan aplikasi tersebut dalam rangka mengikuti Lomba Krenova tingkat kabupaten. Dan yang menjadi pokok kunci penilaian di krenova itu memiliki daya jual. Karena itu, yang diutamakan dengan penjualan melalui website. Untuk mendukung penjualan tersebut, maka dibuatlah buku panduannya dan menyediakannya.

Suryadi berharap, dengan aplikasi tersebut anak-anak terus belajar tentang robotik dan ikut menyebarluaskannya, karena yang utama sekarang itu berpikir komputasional (Computational Thinking).

“Dengan berpikir komputasional, siapapun itu, bisa pelajar atau umum, bisa menggunakan cara berpikir komputasi untuk menyelesaikan semua permasalahan,” jelas Suryadi.

Yang menjadi alasan penemuan atau dibuatnya Platform Belajar Robotika Online ProEdu, kata Suryadi, mengingat tidak adanya platform belajar robotik yang menyediakan akses materi , pembimbingan sekaligus penjualan kit robotik sebagai media belajar yang terintegrasi .

“Menggunakan platform belajar online dan pembimbingan melalui kanal media sosial ( telegram , Instagram , youtube , Facebook dan Whatsapp group ) maka akses kemudahan belajar sekaligus mengumpulkan pegiat robotik dalam satu komunitas akan menciptakan kemerdekaan belajar sekaligus menumbuhkan jiwa-jiwa kreatif khususnya di Purworejo,” pungkas Suryadi. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS