Setelah Visa Online, Imigrasi Buka Layanan VKBP untuk Pebisnis Asing

    


Petugas melakukan deteksi suhu tubuh terhadap wisatawan melalui body thermo scanner di terminal kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai, Bali - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan (VKBP) kembali dibuka, Selasa, 22 November 2022. Sebelumnya, VKBP sempat ditutup sepanjang pandemi covid-19.

Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana mengatakan, VKBP akan dibuka kembali sebagai dukungan Imigrasi kepada
pebisnis global, maupun calon investor.

“Sehingga bisa dengan mudah bolak balik masuk ke Indonesia,” kata Widodo, Selasa, 22 November 2022.

Dijelaskan lagi, orang asing pelaku bisnis yang akan mengajukan VKBP wajib memiliki penjamin berupa korporasi atau perusahaan di
Indonesia.

Pengajuan VKBP dilakukan oleh penjamin, secara online, melalui website visaonline maupun melalui Perwakilan RI di luar negeri.

“Kemudahan keimigrasian untuk para pelaku bisnis dengan mobilitas tinggi yang
akan memberi dampak signifikan untuk pemulihan ekonomi Indonesia,” jelas Widodo.

Visa kunjungan beberapa kali kunjungan, menurut Widodo, merupakan jenis visa
kunjungan yang memungkinkan orang asing melakukan perjalanan keluar dan
masuk wilayah Indonesia dalam kurun waktu 1 tahun.

Setiap kali masuk ke Indonesia diberikan izin tinggal selama 60 hari. Biaya VKBP sebesar Rp 3 juta per orang per tahun. Sehingga,
orang asing tersebut bisa bolak balik ke Indonesia tanpa perlu melakukan
perpanjangan izin tinggal.

“VKBP tidak dapat digunakan untuk bekerja di Indonesia,” jelasnya.

Orang asing pemegang VKBP dapat melakukan kegiatan
pembicaraan bisnis, wisata, tugas pemerintahan, pembelian barang, rapat, alasan kemanusiaan, dan transit.

Persyaratan Pengajuan VKBP

1. Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku paling singkat 18 (delapan belas) bulan
2. Surat penjaminan dari Penjamin kecuali untuk kunjungan dalam rangka pariwisata.
3. Bukti memiliki biaya hidup bagi dirinya dan/atau keluarganya selama berada di Wilayah Indonesia berupa rekening koran, buku tabungan, atau deposito
3 bulan terakhir milik Orang Asing, atau Penjamin dengan jumlah sekurang-kurangnya USD 2000 atau setara.
4. Tiket kembali atau tiket terusan untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain kecuali bagi awak Alat Angkut yang akan singgah untuk bergabung dengan kapalnya dan melanjutkan perjalanan ke negara lain.
5. Pasfoto berwarna terbaru minimal diambil 3 bulan terakhir dengan latar putih.

Persyaratan Selama Pandemi

1. Surat pernyataan bersedia mematuhi seluruh protokol kesehatan yang berlaku
di Indonesia
2. Bukti telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap
3. Bukti kepemilikan asuransi kesehatan/asuransi perjalanan yang mencakup pembiayaan kesehatan, dan/atau surat pernyataan bersedia membayar secara mandiri apabila terdampak COVID-19 selama berada di Wilayah Indonesia. (Bob)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS