KORANJURI.COM – Kontingen tenis meja Kabupaten Purworejo mengukir sejarah luar biasa pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja Kelompok Umur ke-46 yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang.
Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, Purworejo sukses bertengger di peringkat ke-3 se-Jawa Tengah.
Kejuaraan yang berlangsung pada 23-26 Mei 2026 ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari 35 kabupaten/kota. Peringkat Purworejo berada tepat di bawah Kabupaten Kudus yang memuncaki klasemen, dan Kota Semarang di posisi kedua.
Ketua Harian sekaligus Manajer Tim PTMSI Kabupaten Purworejo, Sulistio Heri Ratmono, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian fantastis ini.
“Ini sejarah sepanjang kepengurusan kita selama 10 tahun lebih. Kita belum pernah berada di peringkat 3 besar Jawa Tengah. Tahun 2025 lalu kita masih di peringkat 7, dan alhamdulillah tahun 2026 ini kita melonjak drastis ke peringkat 3,” ujar Sulistio dengan penuh antusias, Jum’at (19/06/2026).
Dalam ajang Kejurprov kelompok umur (U-10 hingga U-18) ini, Purworejo mengirimkan full team sebanyak 32 atlet dan berhasil membawa pulang 1 medali emas, 2 perak, serta 1 perunggu.
Medali Emas diraih Adisa Ava Argani (Tunggal Usia Dini Putri), Medali Perak diraih Rafa (Tunggal Pemain Putra) dan Beregu Kadet Putra, Medali Perunggu diraih Farzana Allesa Putri (Tunggal Usia Dini Putri).
Selain ajang utama Kejurprov, ajang ini kian semarak dengan festival pendukung bertajuk ‘Jateng Ping Pong 2026’. Purworejo total memberangkatkan 44 atlet untuk tiga event sekaligus.
Pada Festival Ping Pong Santri, Purworejo sukses menyabet 2 medali emas lewat penampilan gemilang Helga dan Salim. Sementara pada Festival Ping Pong U-8 (di bawah 8 tahun), 12 atlet cilik pemula yang dikirimkan berhasil membawa pulang medali “be happy” sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para tunas muda.
Sulistio menegaskan bahwa lompatan prestasi yang signifikan ini merupakan bukti nyata berjalannya pembinaan tenis meja yang solid di tingkat lokal. Ia mengapresiasi kontribusi besar dari Persatuan Tenis Meja (PTM) di wilayah Purworejo yang aktif menelurkan bibit juara, seperti PTM BTC Bener dan PTM Manggala Kutoarjo, disusul oleh PTM Sutaragan serta Garuda dan PTM lainnya
Berbeda dengan daerah tangguh lain yang kerap merekrut pemain luar, seluruh atlet yang mengharumkan nama Purworejo adalah talenta lokal asli.
“Kita murni asli anak-anak Purworejo yang berlatih di Purworejo. Ke depan, untuk mempertahankan prestasi dan mengejar ketertinggalan, kita butuh dukungan kuat dari para stakeholder untuk meningkatkan porsi latihan serta memperbanyak jam latih tanding,” jelasnya.
Kabar baiknya, prestasi ini langsung membuka jalan ke level internasional. Berdasarkan hasil Kejurprov ini, 4 atlet asal Purworejo mendapat rekomendasi dari PTMSI Jawa Tengah untuk mengikuti seleksi nasional pada 24 Juni mendatang guna dikirim bertanding ke Taiwan.
“Terima kasih kepada orang tua atlet dan teman-teman PTM atas supportnya, sehingga kita bisa memperoleh hasil terbaik,” pungkas Sulistio. (Jon)
