Pertama Setelah 37 Tahun, Kabupaten Banggai Kini Nikmati Internet 4G Indosat Ooredoo

    


Indosat Ooredoo melanjutkan perluasan jangkauan jaringan dan layanan 4G/LTE di 124 desa terpencil di seluruh pelosok Indonesia - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Indosat Ooredoo melanjutkan jangkauan jaringannya dengan memperluas layanan 4G/LTE di 124 desa terpencil. Jaringan itu untuk memenuhi cakupan 4G di seluruh Indonesia dan menggelar layanan 4G/LTE di 645 desa terpencil tahun 2022.

Salah satu site 4G/LTE baru berlokasi di Desa Ondo-Ondolu, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

“Seperti diketahui, Kabupaten Banggai terkenal dengan wisata bahari dengan banyak pantai mempesona dan memiliki pulau-pulau eksotis,” kata Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo Arief Musta’in, Jumat, 1 Oktober 2021.

Penambahan site baru 4G/LTE itu telah dilakukan sejak Agustus hingga tuntas di tahun 2022 untuk 645 desa terpencil. Beberapa desa terpencil itu antara lain, Desa Pulo Kruet, Tanah Pilih, dan Jadi Mulya di Sumatera Selatan.

Desa Sumare dan Taan di Mamuju, Sulawesi Barat, dan Desa Padang, Sinorang, Ondo-Ondolu, dan Maleo Jaya di Banggai, Sulawesi Tengah.

Bupati Banggai Amiruddin Tamoreka mengatakan, sejak 37 tahun masyarakat Ondo-Ondolu hidup tanpa mendapatkan sentuhan teknologi digital.

“Kami sangat mengapresiasi Indosat Ooredoo yang telah menghadirkan layanan telekomunikasi di desa ini untuk
pertama kalinya,” kata Amiruddin.

Pemerintah Indonesia telah mengintensifkan pemenuhan cakupan 4G di seluruh tanah air
berkoordinasi dengan operator seluler, termasuk Indosat Ooredoo.

Sebanyak 3.435 desa terpencil masih dalam kategori blank spot jaringan 4G. Disini, Indosat Ooredoo memenuhi layanan 4G/LTE di 645 desa terpencil yang akan selesai pada tahun 2022. (Way)