Penerbangan Tiongkok-Indonesia Kembali Buka, 210 Wisatawan Mendarat di Bali

    


Wisatawan Tiongkok yang tiba perdana di Bali disambut dengan pengalungan bunga, Minggu, 22 Januari 2023 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Wisatawan Tiongkok kembali memulai lawatan perdana pada 22 Januari 2023. Penerbangan Tiongkok-Indonesia mengangkut turis dewasa 193, anak-anak 17 dan 2 balita.

Penerbangan 4 jam 55 menit itu mendarat di bandara Gusti Ngurah Rai, Bali sekitar pukul 10.40 WITA.

Indonesia memproyeksikan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia pada 2023 sebanyak 120.900 hingga 255.700 kunjungan. Statistik 2019, turis Tiongkok tercatat 2 juta kunjungan.

Gubernur Bali Wayan Koster yang menyambut penerbangan perdana wisatawan negeri Tirai Bambu itu mengatakan,tahun 2019 China menduduki peringkat ke 2
kedatangan international ke Bali setelah Australia.

“Bali mentargetkan 4,5 juta kunjungan wisman di tahun 2023,” kata Koster, Minggu, 22 Januari 2023.

Gubernur mengisahkan, saat melepas presiden China Xijin Ping pada G20 November tahun lalu, dirinya meminta agar Presiden Ping memberikan ijin kunjungan warganya ke Bali.

“Ternyata hari yang ditunggu-tunggu itu datangnya sekarang,” ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster saat menyambut kedatangan perdana wisatawan asal Tiongkok di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu, 22 Januari 2023 - foto: Koranjuri.com

Gubernur Bali Wayan Koster saat menyambut kedatangan perdana wisatawan asal Tiongkok di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu, 22 Januari 2023 – foto: Koranjuri.com

Deputi Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini, tahun 2023 kunjungan wisatawan Tiongkok ditargetkan sebanyak 280.000 penumpang.

“Kemungkinan akan
tercapai melebihi dari target tersebut,” kata Ayu Marthini.

Data Kemenparekraf mencatat, proyeksi wisman asal Tiongkok meliputi, jumlah kedatangan, tingkat pengeluaran, pendekatan dan pertumbuhan. Statistik 2019, turis Tiongkok tercatat 2 juta kunjungan. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS