Pemilos SMK Batik Purworejo, Paslon Rahma-Liliy Raih Suara Terbanyak

    


Paslon Rahma Anisnasari - Liliy Revalina terpilih menjadi Ketua OSIS SMK Batik Purworejo periode 2022-2023 - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Batik Perbaik Purworejo, mengadakan Pemilos (Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS) periode 2022-2023, Selasa (04/10/2022). Diikuti 3 kandidat Paslon, Pemilos kali ini dilakukan secara online.

Ketiga kandidat ini, Paslon no 1: Alfitsa Nur Muharram (XI OTKP 1) – Wahyu Mulia Ramadani (X TKJ), Paslon no 2: Rahma Anisnasari (XI OTKP 2) – Liliy Revalina (X OTKP 2) dan Paslon : Aulia Anindhita (XI AKL 1) – Umdhatul Nikmah (X RPL).

Ada 562 warga sekolah yang tercatat sebagai pemilih. Mereka ini terdiri dari 494 siswa dan 68 guru. Setelah dilakukan pemilihan, akhirnya Paslon no 2, Rahma Anisnasari – Liliy Revalina berhasil menang dengan meraih suara terbanyak, 294 suara, disusul Paslon no 3 dengan 117 suara dan Paslon no 1 dengan 84 suara.

“Karena meraih suara terbanyak, Paslon no 2, Rahma Anisnasari – Liliy Revalina terpilih menjadi Ketua OSIS periode 2022-2023,” jelas Kepala SMK Batik Purworejo, Yati Dwi Puspita Adi, S.Pd., usai kegiatan.

_IMG_000000_000000

Dijelaskan pula oleh Pipit, panggilan akrab Yati Dwi Puspita Adi, bahwa Pemilos tersebut dipantau secara langsung oleh Anik Ratnawati, Koordinator Divisi Pencegahan Partisipan Masyarakat dan Hubungan Masyarakat dari Bawaslu Kabupaten Purworejo dan Imam Turmudi, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dari KPU Purworejo.

Sebelum pemilihan dilaksanakan, diawali dengan seleksi calon kandidat, yang dilanjutkan dengan debat calon, paparan visi misi dan pemilihan secara online, dimana aplikasi yang digunakan hasil dari siswa kelas XII RPL (Rekayasa Perangkat Lunak).

“Teknisnya, buka aplikasi/webnya di pemilos.smkbatikpwrj.sch.id, kemudian nanti disitu ada video visi misi pasangan calon, kemudian ada pilihan cek profil, kalau mau pilih tinggal klik pilih. Kemudian disitu ada token, lalu masukkan token untuk memilih. Itu bisa dilakukan lewat hp ataupun komputer. Disitu juga ada real timenya untuk hasil pemilosnya, sudah berapa persen setiap waktunya,” ungkap Pipit.

Menurutnya, baru kali ini SMK Batik Purworejo melakukan Pemilos secara online, menggunakan aplikasi buatan siswa. Kelebihan pemilihan online, lebih mudah, bisa melihat real time dari hasil pemilihan, dan tak ada suara rusak.

“Adanya Pemilos ini sebagai implementasi dari P5, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk kelas X dengan tema Suara Demokrasi. Harapannya, siapapun yang menjadi ketua, bisa ikut serta memajukan SMK Batik Perbaik Purworejo,” kata Pipit.

Dari Bawaslu, Anik Ratnawati menyampaikan pesan, bahwa di tahun 2024, para siswa sudah memiliki hak pilih. Dengan adanya Pemilos ini, paling tidak mereka sudah tahu bagaimana cara memilih yang baik dan menjadi pemilih yang cerdas.

“Kalau misalkan nanti ada dugaan-dugaan pelanggaran, mereka juga bisa menyampaikan kepada Bawaslu atau jajaran pengawas pemilu,” pesan Anik.

Hal itu juga, kata Anik, sebagai pembelajaran buat siswa untuk memilih calon pemimpin juga. Paling tidak mereka dengan sekarang ini memilih dengan tanpa imbalan dan dengan hati nurani. Dan itu bisa diteruskan untuk memilih pemimpin kedepannya, besok ketika terjun ke masyarakat.

“Pemilih itu tanpa ada money politik, tanpa intimidasi dan tanpa paksaan. Jadi memilih dengan hati nurani,” tandas Anik.

Dari KPU Purworejo, Imam Turmudi secara garis besarnya membawahi, bahwa para siswa ini memiliki peluang untuk ikut berpartisipasi di pemilu 2024, karena mereka sudah memilki hak pilih.

“Di tahun yang sama, mereka bisa menjadi bagian dari kami, penyelenggara ad hoc, karena batasan minimal di kami (PPK, PPS hingga tingkat KPPS) itu minimal 17 tahun.

Disampaikan pula oleh Imam, siswa untuk bijak dalam bermedsos, karena saat ini mereka berada di era milenial, yang barangkali juga sangat punya pengaruh terhadap medsos. Ditekankan juga pada siswa untuk Bermedsos dengan baik agar nanti bisa menciptakan suasana yang adem di pemilu 2024.

“Dan harus hadir. Ujung tombaknya hadir di TPS, dengan memilih secara langsung terhadap 5 kategori yang akan dipilih, Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPR propinsi dan DPRD kabupaten. Cara hari ini bisa memberi gambaran umum, besok pemilu itu seperti apa,” pungkas Imam. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS