Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi Angkatan ke-3 BLK Purworejo Resmi Dimulai

oleh
Sekda Kabupaten Purworejo Drs Said Romadhon saat membuka pelatihan keterampilan berbasis kompetensi di BLK Cangkrep didampingi Kepala Dinperintransnaker Ir Hadi Pranoto dan Kasubag TU Soni Khatamson, S.P., Selasa (18/07/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 64 peserta mengikuti Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi Program Pendidikan Pelatihan dan Vokasi yang diselenggarakan UPT-BLK Dinas Perindustrian, Transmigrani dan Tenga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo di Cangkrep.

Secara resmi, Sekda Kabupaten Purworejo Drs Said Romadhon membuka pelatihan, Selasa (18/07/2023), di aula setempat yang ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan seragam serta modul pelatihan kepada dua perwakilan peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Said Romadhon menyebut, bahwa visi Kabupaten Purworejo di 2021-2025 adalah Purworejo berdaya saing. Dari empat misi, yang utama bersaing dalam SDM. Adanya pelatihan ini, dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi supaya warga Purworejo memiliki daya saing.

“Jadi semua harus meningkatkan kompetensi diri. Dan salah satu kunci kesuksesan dengan disiplin. Hanya dengan disiplin kita unggul,” jelas Said Romadhon

Ir Hadi Pranoto selaku Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo juga menjelaskan, di UPT BLK Cangkrep juga menggelar berbagai paket pelatihan dengan Mobile Training Unit di desa-desa.

“Khusus Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi ini, setelah lulus peserta akan mendapat dua sertifikat, dari BLK dan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), yang tentunya sangat berguna untuk mencari kerja maupun berwirausaha,” jelas Hadi Pranoto, yang menekankan pada peserta untuk membangun kedisiplinan, pengetahuan dan ketrampilan selama mengikuti pelatihan.

Kepala UPT-BLK Cangkrep diwakili Kasubag TU, Soni Khatamson, S.P., dalam laporannya menjelaskan, bahwa pelatihan ditujukan untuk peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja di Kabupaten Purworejo.

Dengan harapan, kata Soni, setelah selesai mengikuti pelatihan dapat memberikan ketrampilan dan keahlian kepada peserta pelatihan diberbagai jurusan yang dilaksanakan/dibuka, agar setiap lulusan pelatihan dapat mengisi lowongan kerja sesuai kebutuhan pasar kerja, mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri, bisa menambah pengetahuan dan mempunyai skill sehingga mampu bersaing di pasar kerja.

“Yang pada akhirnya bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Purworejo,” ungkap Soni.

Kegiatan ini, menurut Soni, dengan mengadakan 4 paket pelatihan dengan jumlah peserta 16 orang per paket, meliputi kejuruan Teknisi Refrigerasi Domestik (34 hari/240 JP), Practical Office Advance , Pengoperasian Mesin Bubut dan kejuruan Juru Gambar Arsitektur (Deafter) dengan waktu pelaksanaan 37 hari/260 JP. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News