Papan Ketik Aksara Bali Diluncurkan, Ini 7 Keunggulannya

    


Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan papan ketik Aksara Bali dalam peluncuran resmi secara hybrid di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Papan ketik beraksara Bali segera dapat digunakan oleh siapapun yang ingin menterjemahkan teks ke bahasa sansekerta. Dengan akurasi mendekati 100%, keyboard Aksara Bali dilaunching oleh Gubernur Wayan Koster pada Sabtu (12/9/2021).

Ujicoba dilakukan oleh 49 siswa yang digelar secara daring dalam peluncuran perdana keyboard besutan tim Peneliti dari Program Studi Informatika Fakultas MIPA Universitas Udayana.

Hasilnya, tingkat akurasi penulisan dikonfirmasi langsung oleh tim peneliti. Mereka menyatakan, kalimat dalam bahasa Indonesia yang ditulis dengan keyboard Aksara Bali, akurat.

“Tujuannya adalah untuk melindungi keberadaan Aksara Bali sebagai warisan adi luhung dari leluhur Bali,” jelas Wayan Koster secara hybrid, Sabtu (11/9/2021).

Ide kreasi papan ketik aksara Bali itu berkembang setelah Gubernur menerbitkan Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang pelindungan dan penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali serta Penyelenggaraan bulan bahasa Bali serta Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali.

Menurut Koster, keyboard aksara Bali merupakan perpaduan antara kearifan lokal Bali dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi digital di era globalisasi saat ini.

“Perkembangan teknologi digital yang mengglobal tidak boleh mematikan kebudayaan dan kearifan lokal Bali yang kaya dan unik seperti Aksara Bali, tapi dimanfaatkan untuk melestarikan,” ujarnya.

Papan ketik aksara Bali ini diyakini akan mendunia. Ada 7 keunggulan fungsi yang disematkan yakni, menggunakan koneksi WiFi (USB dongle) atau bluetooth, dapat digunakan untuk menuliskan Aksara Bali secara natural atau tanpa koreksi otomatis.

Selain itu, dapat digunakan untuk menuliskan aksara Bali pada sistem operasi yang berbeda seperti platform apple MacOS dan microsoft windows. Dapat digunakan untuk membuat dan menyimpan dokumen digital pada berbagai macam aplikasi seperti MS office, google office seperti, google docs, spreadsheet, presentation, notes, maupun iWork.

Keunggulan lainnya yakni, dapat digunakan untuk menuliskan dokumen pada website, dapat digunakan untuk menuliskan pesan pada media sosial seperti whatsApp, facebook maupun instagram. Keunggulan terakhir adalah, hasil pembuatan dokumen atau pesan yang dihasilkan dapat dibagikan ke orang lain tanpa merubah tampilan aksara Bali yang telah dibuat sebelumnya.

“Ini program yang sangat keren, dengan sarana keyboard aksara Bali ini akan dikenal luas secara nasional, bahkan masyarakat dunia,” kata Koster.

Sementara, tim Peneliti dari Program Studi Informatika Fakultas MIPA Universitas Udayana terdiri dari, Cokorda Rai Adi Pramartha, Ph.D, IB Ary Indra Iswara, M.Kom, I Putu Gede Hendra Suputra, M.Kom, dan IB Gede Dwidasmara, M.Cs. (Way)