Kemenkumham Banten Gandeng Polda dan BNNP Tangani P4GN

    


Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Banten menguatkan tekad, Komitmen, kerja sama, serta integrasi dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Hal itu diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama Pemberantasan Narkoba bersama Kepolisian Daerah Banten dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten.

Kakanwilkumham Banten Tejo Harwanto melakukan pencanangan satuan kerja Bersih dari Narkoba (Bersinar) yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten.

“Kami berupaya melakukan pencegahan tersebut. Untuk itulah kami mencanangkan satuan kerja Keimigrasian dan pemasyarakatan Bersinar,” kata Tejo Harwanto.

Menurutnya, dalam meminimalisir dan mencegah penyalahgunaan Narkotika di suatu Wilayah tidak dapat hanya dilakukan oleh satu instansi saja.

Menurutnya, kejahatan narkotika menjadi kejahatan ekstraordinari atau kejahatan yang terorganisir. Kejahatan itu memiliki jaringan bahkan hingga lintas batas Negara.

“Jika hanya ditangani oleh Kemenkumham saja tidak dapat selesai. Hal ini menjadi tanggungjawab berbagai pihak untuk saling bahu membahu dan bekerja sama dalam pemberantasan narkoba,” jelasnya.

Ada 2 hal penting terkait dengan narkoba yakni, pencegahan dan pengendalian. BNNP, Polda dan Kemenkunham Banten memiliki tugas yang sama. Perjanjian Kerja Sama itu, kata Tejo, jadi bukti sinergitas dan kolaborasi penegakan hukum.

Tejo Harwanto mengharapkan akan lahir Satuan Tugas Terpadu terkait pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, baik pemasyarakatan maupun keimigrasian

Kepala BNNP Banten Hendri Marpaung menyatakan perjanjian kerjasama itu merupakan langkah maju untuk menindaklanjuti instruksi Presiden.

“Harapannya bahwa Lembaga Pemasyarakatan dapat menjadi Lapas yang bersih dari narkotika,” kata Hendri. (Bob)