KORANJURI.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui skema tarif bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang terjangkau dan berkelanjutan.
Di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto, PSO telah melayani 2.268.506 pelanggan sejak tahun 2022 hingga 2025, kontribusi nyata dalam mewujudkan keadilan mobilitas bagi masyarakat di wilayah Jawa Tengah bagian barat dan sekitarnya.
“PSO adalah bentuk nyata dukungan pemerintah melalui DJKA Kemenhub dan KAI Group untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat luas. Ini bukan sekadar subsidi, tapi solusi konkret untuk keadilan akses transportasi,” ujar Krisbiyantoro, Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Senin (26/05/2025).
Adapun rincian jumlah pelanggan bersubsidi yang dilayani Daop 5 sejak tahun 2022 sebagai berikut, tahun 2022: 498.411 pelanggan, 2023: 681.490 pelanggan, 2024: 805.277 pelanggan, 2025 (hingga Mei): 283.328 pelanggan dengan jumlah total mencapai 2.268.506 pelanggan.
Pertumbuhan jumlah pelanggan bersubsidi ini tidak lepas dari peran strategis Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan sebagai penyusun kebijakan, pengawas layanan, serta pengalokasi anggaran PSO secara berkelanjutan.
“PSO harus dilihat sebagai investasi masa depan yang berkelanjutan. KAI berkomitmen terus bersinergi lintas sektor agar kereta api makin menjadi andalan, lebih aman, efisien, inklusif, dan ramah lingkungan,” tutup Krisbiyantoro. (Jon)





