Implementasikan Link and Super Match, SMK TKM Purworejo Kerjasama dengan Nasmoco

    


Dr Nikmah Nurbaity, M.Pd, B.I, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Provinsi Jateng, Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco Magelang, dan Ki Gandung Ngadina, SPd, MPd, Kepala SMK TKM Purworejo, berfoto bersama usai launching Nasmoco go To School, Rabu (27/01/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mengimplementasikan link and super match, SMK TKM Purworejo bekerjasama dengan PT Nasmoco Magelang melaunching spesial program Nasmoco Go To School (NGTS), Rabu (27/01/2021).

Launching ditandai dengan pemukulan gong oleh Dr Nikmah Nurbaity, M.Pd, B.I, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Provinsi Jateng, disaksikan oleh Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco Magelang, dan Ki Gandung Ngadina, SPd, MPd, Kepala SMK TKM Purworejo, serta segenap tamu undangan.

Selain launching spesial program NGTS, dalam kegiatan tersebut juga ada pelepasan 341 siswa kelas XI yang akan praktek kerja industri di 88 tempat prakerin, baik di internal maupun di luar Purworejo. Hal itu dilanjutkan dengan pemberian piala pada siswa peraih juara dalam LKS SMK 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Ki Gandung menyampaikan, dia sangat apresiatif kepada Nasmoco, meski di SMK TKM Purworejo tak ada jurusan otomotif, namun bisa menyelenggarakan NGTS.

“Karena dorongan Kepala Nasmoco, nantinya kelistrikan akan menjadi pokok utama untuk anak-anak,” ujar Ki Gandung.

Untuk menunjang hal itu, sebanyak 6 siswa SMK TKM Purworejo mengikuti pelatihan selama satu bulan di Nasmoco, dengan 2 guru pendamping yang menjalani pelatihan selama dua hari.

Saat ini, kata Ki Gandung, otomotif sedang booming. Dia pun tak ingin ketinggalan dalam hal ini. Kedepannya, menurut Ki Gandung, di SMK TKM Purworejo akan menambah kompetensi keahlian yang sesuai dengan Nasmoco.

Ki Gandung mengungkapkan, selepas lulus dari SMK TKM, diharapkan siswanya bisa segera mendapatkan pekerjaan. Dan pihaknya akan terus melangkah, dengan menjalin MoU dengan beberapa perusahaan dalam hal perekrutan karyawan.

“Belum lama, kita sudah menyalurkan banyak siswa pada perusahaan Datsun, Honda, Suzuki, juga Toyota,” jelas Ki Gandung.

Dan selama dua hari pelaksanaan NGTS, dari Rabu (27/01/2021) hingga Kamis (28/01/2021), dari Nasmoco membuka layanan servis ringan, dari tune up, dengan free fogging, pemeriksaan rem, anti rat ( pembersihan ruang mesin supaya tidak diganggu tikus), poles body, dan black to black. Target dari servis ringan selama dua hari ini, 40 kendaraan.

Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco juga sangat mengapresiasi kepada SMK TKM Purworejo, karena pada sekolah ini tak ada jurusan otomotif.

“Suatu trobosan, bahwa SMK TKM Purworejo merupakan sekolah unggulan di Kabupaten Purworejo yang peserta didiknya disiapkan untuk memasuki dunia usaha dunia industri dengan lulusan yang kompeten di bidangnya,” ujar Subhan.

Spesial program NGTS di SMK TKM Purworejo ini, menurut Subhan, pada hakekatnya implementasi dari link and super match. Dan dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan relevensi pendidikan SMK, dengan kebutuhan tenaga kerja ke depannya.

“Jadi SMK perlu melakukan kerjasama yang sinergis dengan iduka( industri dunia usaha dan dunia kerja) yang profesional tentunya, agar referensi pendidikan dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu,” kata Subhan.

Pada abad ke-21, ungkap Subhan, kebutuhan teknologi semakin meningkat dan persaingan semakin ketat sehingga menuntut manusia untuk mampu menciptakan inovasi yang baru. Guru memiliki peran penting untuk mempersiapkan anak agar siap menghadapi era tersebut. Salah satu peran penting guru, menciptakan strategi pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi atau yang dikenal dengan HOTS (High Order Thinking Skill).

“NGTS merupakan salah satu strategi pembelajaran yang diterapkan oleh SMK TKM. Melalui kerjasama fungsional link and super match dengan dunia kerja profesional, SMK TKM Purworejo secara konseptual akan memiliki peluang yang cukup besar. Lulusannya menjadi tenaga kerja dengan profesional yang tinggi,” pungkas Subhan. (Jon)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas