Hindari Kucing Menyeberang, Kecelakaan Beruntun di Jalur Purworejo–Magelang Tewaskan Satu Orang

oleh
Kondisi bus Trans Jateng - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kecelakaan maut yang melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur utama Purworejo–Magelang, tepatnya di KM 15–16, Dusun Simpu, Desa Ketosari, Kecamatan Bener, Sabtu (11/04/2026) pagi. Insiden yang dipicu rem mendadak ini merenggut satu nyawa di lokasi kejadian.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tersebut bermula dari hal yang tak terduga. Sebuah sepeda motor Honda Vario bernopol AA 2475 FB melaju dari arah Purworejo menuju Magelang. Sesampainya di lokasi, pengendara motor tersebut melakukan pengereman mendadak demi menghindari seekor kucing yang tiba-tiba menyeberang jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Purworejo, Ipda Tukul Puji Puriyono, mengungkapkan bahwa jarak yang terlalu dekat membuat kendaraan di belakangnya gagal mengantisipasi.

“Di belakang motor Vario terdapat microbus Trans Jateng (AA 7082 OC) yang tidak sempat mengantisipasi sehingga menabrak motor tersebut dari belakang,” jelas Ipda Tukul.

Benturan keras itu membuat sopir bus Trans Jateng kehilangan kendali. Bus kemudian oleng ke jalur kanan. Naas, pada saat yang bersamaan, meluncur mobil L300 (H 8961 BC) dan sepeda motor Yamaha Jupiter (AA 4756 RA) dari arah berlawanan.

Akibat posisi yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat pun tak terelakkan. Pengendara Yamaha Jupiter berinisial SH, warga Ngadiwongso, Salaman, Magelang, dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka yang dideritanya.

“Awalnya motor Vario ngerem mendadak karena ada kucing. Kendaraan di belakang langsung kaget dan terjadi tabrakan beruntun,” ungkap Andi Arianto, seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Meski melibatkan bus Trans Jateng yang membawa sekitar enam penumpang, seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa luka serius. Namun, selain korban jiwa, terdapat dua orang lainnya yang harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat karena mengalami luka ringan.

Pihak Satlantas Polres Purworejo segera melakukan evakuasi kendaraan dan olah TKP di lokasi untuk mengurai kemacetan yang sempat terjadi. Ipda Tukul mengimbau agar para pengguna jalan selalu menjaga jarak aman dan tetap fokus saat berkendara.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Selalu tertib berlalu lintas demi keamanan bersama,” tutupnya. (Jon)