KORANJURI.COM – Pesona wisata bahari masih menjadi magnet utama bagi para pemudik dan wisatawan di Kabupaten Purworejo selama libur Lebaran 2026. Pantai Dewaruci di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, sukses mencatatkan lonjakan kunjungan yang signifikan, bahkan melampaui target prediksi awal.
Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, SSTP., MM, melalui Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Edi Nur Widyoko, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan di Pantai Dewaruci tahun ini mengalami kenaikan hampir 20% dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun dari H+1 Lebaran (Senin, 23 Maret 2026) hingga H+7 Lebaran (Minggu, 29 Maret 2026), tercatat sebanyak 51.588 wisatawan memadati Pantai Dewaruci. Angka ini melampaui capaian tahun lalu yang berada di angka 43.187 pengunjung.
“Awalnya kami memprediksi kunjungan berkisar 40.000 hingga 50.000 orang. Alhamdulillah, realisasinya menembus 51.588 pengunjung,” ujar Edi Nur Widyoko, Senin (30/03/2026).
Lonjakan ini memberikan dampak positif langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan harga tiket masuk yang terjangkau sebesar Rp5.000 per orang, Pantai Dewaruci menyumbangkan pemasukan sekitar Rp250 juta selama periode libur Lebaran.
Menariknya, banyak wisatawan asal luar daerah, seperti Kulon Progo, yang lebih memilih berwisata ke Purworejo. Faktor utamanya adalah harga tiket yang dinilai jauh lebih ekonomis dibandingkan destinasi di wilayah tetangga.
“Beberapa wisatawan mengaku pilih ke sini karena lebih murah. Selain tiket masuk, kami juga menekankan kepada pelaku usaha kuliner untuk tetap ramah dan menjaga harga tetap wajar (tuslah Lebaran). Hasilnya, selama posko berdiri, tidak ada aduan terkait harga ‘nuthuk’ atau layanan yang buruk,” tambahnya.
Secara keseluruhan, ungkap Edi, total kunjungan di seluruh destinasi yang dikelola Pemkab Purworejo, yakni Pantai Dewaruci, Goa Seplawan, Art Center, Taman Geger Menjangan dan Kolam Renang Artha Tirta, naik sebesar 16%.
Rinciannya, pengunjung Pantai Dewaruci tahun 2026 mencapai 51.588 orang, mengalami kenaikan 19,4 persen dari tahun sebelumnya 43.187 orang.
Pengunjung Taman Geger Menjangan hanya 127 orang, mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 141 pengunjung.
Pengunjung Goa Seplawan mencapai 500 an orang, mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 900 an orang.
Pengunjung Art Center mencapai 190 orang, mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya 250 orang. Pengunjung Kolam Renang Artha Tirta mencapai 5.642 orang, tak jauh beda dengan tahun sebelumnya, 5.681 orang.
“Total keseluruhan wisatawan yang berkunjung ke destinasi yang dikelola Pemkab mencapai 58.129 orang, atau naik 16 % dari tahun sebelumnya 50.129 orang,” terang Edi.
Sementara itu, Pantai Jetis di Kecamatan Grabag yang dikelola oleh Desa/Pokdarwis mencatatkan angka fantastis sebanyak 53.757 pengunjung pada periode yang sama (23-29 Maret 2026).
Menyikapi gelombang laut selatan yang cukup besar, Dinporapar Purworejo menerjunkan tim gabungan sebanyak 30 personel per hari yang terdiri dari TNI (Koramil, Pos AL), Polri, Tim SAR Dewaruci, Dinas Kesehatan, hingga Linmas.
“Kami menyiapkan tiga pos pantau di bibir pantai untuk menghalau pengunjung yang nekat bermain air di zona berbahaya. Meskipun sudah ada rambu, pengawasan melekat tetap kami lakukan demi memastikan wisatawan pulang dengan aman dan nyaman,” tegas Edi.
Ke depannya, pihak Dinporapar berkomitmen untuk terus meningkatkan sarana pendukung seperti perbaikan jogging track dan fasilitas gazebo, serta menjaga kebersihan destinasi demi kenyamanan wisatawan yang kian meningkat setiap tahunnya. (Jon)
