Dua Kawanan Pencuri Spesialis Traktor Dibekuk Polisi

    


Dua kawanan pencuri spesialis traktor, H (37) warga Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro Bantul dan GFS (37) warga Desa Bumiharjo Kecamatan Borobudur, Magelang, berhasil dibekuk Satreskrim Polres Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dua kawanan pencuri spesialis traktor, H (37) warga Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro Bantul dan GFS (37) warga Desa Bumiharjo Kecamatan Borobudur, Magelang, berhasil dibekuk Satreskrim Polres Purworejo.

Mereka ditangkap setelah melakukan pencurian di wilayah Desa Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan pada tanggal 7 Desember lalu.

Dalam gelar perkaranya, Kamis (22/12/2022), Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Khusen Martono menjelaskan, selain mencuri mesin traktor di wilayah Purworejo, keduanya juga telah melakukan aksi pencurian di beberapa daerah lain yakni Klaten, Sukoharjo dan Magelang.

“Totalnya ada 16 kali. Bisa dibilang mereka pencuri lintas daerah,” kata Khusen.

Disebutkan oleh Khusen, khusus di wilayah Purworejo sendiri, kawanan ini telah melakukan aksi pencurian sebanyak delapan kali, dengan rincian, enam mesin traktor di daerah Kecamatan Bayan, Ngombol, Banyuurip, Grabag, dan Kemiri, satu pompa air di daerah Kecamatan Purwodadi, dan satu buah molen di daerah Golok Kecamatan Banyuurip.

Penangkapan terhadap dua pelaku, ungkap Khusen, dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari kelompok tani Mahanani Kelurahan Sucen Juru Tengah, Kecamatan Bayan, yang telah kehilangan mesin traktornya di area persawahan.

“Modusnya, tersangka mencari sasaran berdasarkan pengamatan pada sore hari. Malamnya keduanya beraksi dengan cara melepas mesin traktor dari rangkanya. Dengan menggunakan tambang yang diikat kayu jati mesin traktor tersebut dibawa ke pinggir jalan dan diangkut ke mobil Gran Max,” terang Khusen sambil menyebut, hasil kejahatan tersebut dijual secara online seharga Rp 6 juta dan hasilnya dibagi dua.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku kini meringkuk di sel tahanan Mapolres Purworejo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS