BI Bali Edukasi Cinta Rupiah kepada UMKM Binaan

    


Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah kepada pelaku UMKM, kelompok UMKM, Mitra UMKM, dan desa binaan Bank Indonesia, Jumat (22/10/2021) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melaksanakan edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah kepada pelaku UMKM, kelompok UMKM, Mitra UMKM, dan desa binaan Bank Indonesia, Jumat (22/10/2021).

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho mengatakan, edukasi CBP Rupiah sangat penting dilakukan kepada seluruh elemen masyarakat, terutama di daerah wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, seperti Bali.

“Tujuannya untuk memastikan bahwa uang yang beredar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam kondisi layak edar dengan jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan,” kata Trisno.

Dijelaskan, paham rupiah merupakan perwujudan kemampuan masyarakat memahami peran rupiah dalam peredaran uang, stabilitas ekonomi, dan fungsinya sebagai alat penyimpan nilai.

Dalam hal ini, Bank Indonesia turut melakukan pengembangan UMKM untuk mendukung pencapaian tugas Bank Indonesia. Untuk pengendalian inflasi, Bank Indonesia mengembangkan klaster ketahanan pangan.

“Untuk perbaikan CAD/ekspor, Bank Indonesia mengembangkan klaster produk unggulan ekspor dan klaster pendukung pariwisata,” kata Trisno.

Selain itu, program onboarding UMKM dilakukan sebagai upaya peningkatan kapasitas UMKM menuju era digital.

Mulai dari identifikasi UMKM potensial, peningkatan kapasitas UMKM melalui edukasi online, pelaksanaan onboarding UMKM melalui platform e-commerce/media sosial yang tepat dan penggunaan QRIS, hingga akhirnya melakukan penjualan dengan menghubungkan e-commerce dan digital payment.

Seiring dengan pembukaan penerabangan internasional dan pelaksanaan beragam acara internasional menjelang G20 yang akan berlangsung pada 2022 di Bali, Trisno mengingatkan agar seluruh pelaku UMKM binaan terus meningkatkan kapasitas dan kualitas produk yang dipasarkan sehingga dapat menangkap peluang emas ini.

“Harapannya produk lokal Bali dapat menjadi tuan rumah di wilayah Bali,” jelasnya.

Edukasi cinta rupiah itu dibarengi dengan penyerahan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). Bantuan digelontor untuk penanganan COVID-19. Total bantuan yang diserahkan sebanyak 1.576 paket sembako untuk 38 UMKM. (Way)