KORANJURI.COM – Warga Desa Wangunrejo RT 04 RW 02, Kecamatan Banyurip, Kabupaten Purworejo, dikejutkan oleh kemunculan tamu tak diundang berukuran jumbo.
Seekor ular king cobra sepanjang 3 meter kedapatan bersembunyi di balik tumpukan batu bata di samping rumah warga bernama Mita Safitri pada Selasa sore (18/08/2026).
Hal itu diketahui, saat pemilik rumah bersih-bersih, ditemukan ada selongsong (kulit) ular. Setelah dicek lebih lanjut di bawah tumpukan batu bata, ternyata ada ular king cobra berukuran besar.
Lantaran berstatus sebagai hewan berbisa tinggi yang mematikan, pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Purwodadi yang mendapat telpon langsung bergerak cepat meminta bantuan ahli.
Menariknya, sosok yang digandeng untuk menjinakkan reptil tersebut bukanlah petugas biasa, melainkan Camat Bagelen, Iman Tjiptadi, yang dikenal aktif sebagai pencinta satwa dan Koordinator Exalos Indonesia Regional Purworejo.
Dengan mengenakan celana loreng dan dibantu dua petugas Damkar, Iman tampak tenang namun tetap waspada. Sambil menggigit senter dan memegang alat bantu khusus, ia perlahan mengamankan posisi kepala ular agar tidak menyerang.
“Karena penanganannya ular king cobra adalah ular yang berbahaya dan dari sisi penanganan harus cermat, maka dari tim Damkar meminta bantuan saya untuk merapat ke lokasi,” ungkap Iman Tjiptadi, Kamis (20/08/2026).
Setelah berhasil dikuasai, ular raksasa tersebut langsung dievakuasi ke Pos Damkar Purwodadi. Rencananya, reptil berbahaya ini tidak akan dibunuh, melainkan dijadikan media edukasi serta pelatihan penanganan reptil bagi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Bagelen pada September mendatang. (Jon)
