KORANJURI.COM – Dalam sepekan terakhir, berita yang paling banyak dicari pembaca di Purworejo terkait dengan peningkatan infrastruktur jalan.
Selain itu, pembaca di wilayah Purworejo juga tertarik dengan informasi terkait dengan gerakan kembali ke transportasi umum.
Dalam hal ini, Dinas Perhubungan Purworejo menginisiasi kampanye kembali naik angkot, untuk mengantisipasi kemacetan.
Artikel Terkait
Digelontor Dana Ratusan Milyar, Jalan Nasional di Purworejo dan Kebumen Ditingkatkan
Dua topik itu terdistribusi dalam tayangan Google Discover dalam sepekan terakhir dan masih mengalami peningkatan pergerakan pembaca.
Ratusan Miliar untuk Perbaikan Jalan
Di tahun 2026, sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Purworejo dan Kebumen yang menjadi wilayah kerja PPK 2.5 mengalami peningkatan.
Saat ini tengah berjalan Paket Preservasi Jalan Kebumen-Purworejo-Karangnongko dengan nilai proyek mencapai Rp158 miliar bersumber dari SBSN. Paket multiyears ini dilaksanakan oleh PT KAK (Karya Adi Kencana) Kebumen.

Koordinator Lapangan Suwarno, S.T., didampingi Pengamat Jalan dan Jembatan dari Satker PJN Wilayah II Jateng PPK 2.5 Tri Santoko menyebut, paket Preservasi tersebut dalam upaya jangka panjang untuk memantapkan kondisi jalan.
“Kontrak proyek telah ditandatangani pada 17 November 2025 dan ditargetkan rampung pada Mei 2027,” kata Suwarno, Selasa (06/01/2026).
Diharapkan dengan pekerjaan ini nantinya kondisi jalan menjadi mantap sehingga bisa memperlancar arus lalu lintas dan keluhan masyarakat akan kerusakan jalan teratasi.
Kampanye Ayo Naik Angkot
Sementara, di tengah menurunnya minat masyarakat dengan transportasi publik, Dinas Perhubungan Purworejo menginisiasi kampanye kembali ke transportasi massal.
Upaya itu untuk menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap moda transportasi umum yang mulai meredup.
Peluncuran kampanye ini rencana akan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 oleh Bupati Purworejo dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Purworejo ke-195.
Artikel Terkait
Dishub Purworejo Kampanyekan Gerakan Ayo Kembali Naik Angkot
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo Agus Widiyanto melalui Sekdin Lely Nur Hidayati menyampaikan, gerakan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas minimnya minat masyarakat menggunakan angkutan umum.
“Penurunan minat terhadap transportasi publik sudah terasa, dan berdampak pada kepadatan lalu lintas dan tingginya angka kecelakaan, terutama di kalangan pelajar,” kata Lely. (Way/Jon)





