KORANJURI.COM – Geger wabah virus corona di tanah air, tak membuat jadwal pelaksana Ujian Nasional tahun ini berubah. Kemendikbud tetap menjadwalkan UN dimulai pada pertengahan Maret hingga Mei 2020.
Plt. Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuan Kemendikbud, Totok Suprayitno mengatakan, pelaksanaan UN dalam masa KLB corona ini tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai Surat Edaran Mendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada satuan pendidikan.
“Protokol kesehatan diantaranya yakni, selama penyelenggaraan ujian warga sekolah menghindari kontak fisik langsung seperti bersalaman dan cium tangan selama dan sesudah ujian,” jelas Totok melalui keterangan tertulis, Jumat, 13 Maret 2020.
Dalam pelaksanaan UN nanti, siswa dihimbau tidak saling meminjam alat tulis atau peralatan lain. Selain itu, kata Totok, warga sekolah disarankan mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan lain berbasis anti kuman sebelum dan sesudah ujian.
Totok juga memberikan penegasan, bagi peserta UN yang memiliki keluhan sakit dengan gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan atau sesak nafas, agar tidak memaksakan hadir di sekolah.
“Siswa diberikan kesempatan menggantinya pada waktu yang lain,” terangnya.
Sekolah juga dihimbau memastikan ketersediaan alat pembersih sekali pakai di depan ruang ujian. Terutama, pembersihan dengan cairan disinfektan untuk lokasi yang digunakan oleh peserta UN, seperti handel pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard), mouse, kursi, meja, dan alat tulis.
Merujuk protokol kesehatan pencegahan covid-19, Totok menegaskan, jika ditemukan warga sekolah yang mengalami gejala infeksi seperti covid-19, kepala sekolah segera meminta kepada yang bersangkutan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Jika terdapat kasus dalam jumlah besar kepala sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan setempat,” jelasnya.
Sementara, Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi menjelaskan, tahun 2020 merupakan UN terakhir yang selanjutnya akan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) mulai tahun 2021.
‘’UN 2020 tetap berjalan di jenjang akhir SD, SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK. Pelaksanaan UN Tahun 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya menjadi maju sepuluh hari,” kata Bambang Suryadi.
Jadwal Ujian Nasional (UN) telah ditetapkan sebagai berikut:
Tingkat SMK pada tanggal 16 s/d 19 Maret 2020
SMA/MA pada tanggal 30 Maret s/d 2 April 2020
SMP pada tanggal 20 s/d 23 April 2020
Paket C pada tanggal 4 s/d 7 April 2020
Paket B tanggal 2 s/d 4 Mei 2020
Jadwal UN Susulan
Tingkat SMA/MA dan SMK pada tanggal 7 s/d 8 April 2020
SMP pada tanggal 29 s/d 30 April 2020
Paket C pada tanggal 18 s/d 19 April 2020
Paket B pada tanggal 9 s/d 11 Mei 2020 (Way/*)





