KORANJURI.COM – Tren pariwisata berbasis pengalaman atau experience-based tourism, semakin berkembang. Mereka tidak hanya sekedar berkunjung ke destinasi tapi juga merasakan langsung apa yang ada di kawasan destinasi.
Terbukanya peluang itu ditangkap oleh The Mandalika dalam pilihan atraksi wisata watersport di area Kuta Beach Park (KBP). ITDC menggandeng PT Ocean Addict Lombok Indonesia dalam pemanfaatan Ruang Beach Facility RR 2.
General Manager The Mandalika Wahyu M. Nugroho mengatakan, pengembangan wisata bahari mencakup beragam aktivitas baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kehadiran Ocean Addict memperkuat daya tarik kawasan melalui pengalaman wisata berbasis aktivitas terutama yang mendukung pengembangan sport tourism dan wisata bahari,” kata Wahyu, Jumat, 6 Juni 2025.
Ada berbagai pilihan aktivitas non-motorized bahari yang dapat dinikmati di Kuta Beach Park antara lain, stand-up paddle boarding, surfing, kiteboarding, hingga windwing.
“Aktivitas ini tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga memberikan pengalaman langsung yang lebih dekat dengan alam,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, wahana baru itu diharapkan dapat meningkatkan length of stay wisatawan. Serta, mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan.
Kerja sama antara ITDC dan PT Ocean Addict Lombok Indonesia akan berlangsung selama 5 tahun, mulai Juni 2025 hingga Mei 2030.
Direktur PT Ocean Addict Lombok Indonesia John Lachlan Coyle melihat, The Mandalika sebagai kawasan strategis dengan potensi pertumbuhan pariwisata yang sangat besar.
“Kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam menghadirkan layanan wisata bahari yang aman, terstandar, dan selaras dengan karakter serta visi pengembangan kawasan,” kata John.
“Ini langkah nyata kami dalam orkestrasi kawasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kaya secara pengalaman,” tambahnya. (*/Way)





