Visualisasikan Budaya Bali, Karya Gede Yudiana Tuai Respons Positif Warganet

    


I Wayan Gede Yudiana (23) pria asal Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang Gianyar yang menyukai dunia digital imaging - foto: Catur/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Hasil karya I Wayan Gede Yudiana (32) yang berupa animasi bertemakan budaya bali akhir-akhir ini mendapatkan perhatian dari kalangan pengguna sosial media Instagram.

Seperti hasil karya animasi yang bertemakan ‘Ibu Pertiwi’, sukses menuai perhatian dari banyak pengguna sosial. Dalam karya animasi tersebut, divisualisasikan seorang penari Bali dengan sudut pandang seorang ibu yang sedang menggunakan masker dan memeluk sebuah bola bulat yakni bumi.

Wayan Gede Yudiana sukses dalam memaknai karya animasinya yang menggambarkan seorang ibu sedang sakit karena mewabahnya pandemi covid-19.

Tidak hanya itu saja, karya gambar digital imaging Gede Yudiana pun terus diunggahnya di akun pribadi sosial media Instagram @yande_zetia miliknya. Seperti visualisasi video animasi yang bertemakan Calonarang dan lain sebagainya. Total, puluhan karya animasi yang bertemakan budaya bali sudah diunggahnya.

“Saya membuat animasi tersebut idenya adalah untuk memperkenalkan budaya Bali dalam bentuk digital imaging,” jelasnya.

Tujuannya, kata Wayan Gede, agar masyarakat khususnya, pengguna sosial media dapat melihat budaya Bali dalam bentuk visualisasi digital imaging.

Dikatakan oleh I Wayan Gede Yudiana bahwa ketertarikannya untuk berkarya di bidang digital imaging ini adalah karena hobinya yang senang dalam visualisasi gambar.

“Awalnya kan saya fotographer, dari sanalah saya mulai belajar secara otodidak untuk membuat animasi,” jelasnya, Jumat, 17 Juli 2020.

Bahkan, karena hobinya tersebut, pria yang sudah beristri ini bekerja di bidang desain grafis di salah satu hotel.

“Basic saya ekonomi, namun karena awalnya saya senang foto dan berlabuhlah di digital imaging,” ujarnya.

Dalam membuat animasi ini, diakuinya memang terdapat kesulitan. Ia menggunakan perangkat lunak photoshop dan adobe after effect.

Gede Yudiana berharap agar masyarakat lebih tahu tentang budaya Bali dan banyak orang yang tertarik dengan dunia digital imaging ini.

“Bahkan pada bulan September ini ada teman saya yang menawarkan saya untuk membuka kelas digital imaging yang khusus membuat visualisasi tentang budaya Bali,” kata Wayan Gede. (ning)