KORANJURI.COM – Mengisi kegiatan usai PAS (Penilaian Akhir Semester), SMK Kesehatan Purworejo mengadakan Gelar Karya P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Kegiatan yang dibarengi dengan class meeting ini, berlangsung selama tiga hari, dari Senin (12/12/2022) hingga Rabu (14/12/2022).
Dibuka oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., Gelar Karya P5 dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan dan Kearifan Lokal ini diikuti oleh semua siswa.
Dijelaskan oleh Koordinator P5, Fauziah Rahmawati, M.Pd., dalam tema Gaya Hidup Berkelanjutan diaplikasikan dalam bentuk pembuatan kostum dari barang-barang bekas seperti kain perca, koran bekas maupun plastik bekas.
“Anak-anak memanfaatkan barang bekas yang ada, kemudian dibuat baju untuk diperagakan pada Rabu (14/12/2022) di lomba fashion show,” ujar Fauziah Rabu (14/12/2022) di sela kegiatan.
Untuk tema Kearifan Lokal, kata Fauziah, diwujudkan dalam tarian kreasi tradisional dan lomba karaoke lagu-lagu nasional dan daerah. Dalam tarian, wajib memakai lagu pelajar Pancasila dari Kemendikbud yang dimix dengan kesenian tradisional.
Dijelaskan oleh Fauziah, Gelar Karya P5 ini merupakan puncak dari persiapan yang cukup lama dilakukan. Meski dilakukan secara berkelompok, namun setiap siswa wajib mengikuti satu lomba. Misal, dalam Fashion Show ada yang jadi model, membuat baju, make up. Dalam seni tari, ada yang menari, menyiapkan baju penari maupun make up.
“Jadi semua dilibatkan.
Nantinya dinilai untuk diambil kejuaraan dengan juri guru mapel yang bersangkutan. Untuk Hari pertama ada lomba Mobile Legend. Hari kedua membuka stand kewirausahaan yang memamerkan hasil kreativitas siswa dalam membuat makanan atau minuman yang dilanjutkan pentas seni tari. Hari terakhir, menyanyi dan Fashion Show,” ungkap Fauziah.
Menurutnya, dalam proses pembuatan projek ini ada pengamatan berdasarkan enam dimensi yang terkandung dalam P5, yakni, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong-royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif.
“Harapannya dengan gelar karya ini siswa SMK Kesehatan Purworejo lebih kreatif lagi dan juga lebih mencintai budaya-budaya Indonesia dengan tetap update terhadap teknologi,” harap Fauziah.
Terpisah, Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin menyebut, program P5 merupakan program dari pemerintah dan bagian dari pelaksanaan visi misi dan motto sekolah, bahwa profil siswa SMK Kesehatan Purworejo akan tetap dan selalu 3T.
“P5 ini bagian dari aplikasi motto itu, anggun akhlaknya, unggul intelektualnya, simpatik, menarik tenang meyakinkan sehingga pada saatnya profil siswa SMK Kesehatan Purworejo siap kerja siap kuliah, siap kerja sambil kuliah,” kata Nuryadin.
Didalam P5, menurut Nuryadin, dalam kegiatannya semua termaktub bagian dari aplikasi motto SMK Kesehatan Purworejo. Dia berharap dengan program P5 ini akan menambah kwalitas lulusan SMK Kesehatan Purworejo dan juga menambah spirit bagi siswa, khususnya kelas X dan XI untuk lebih serius lagi dalam belajar dan sudah mempunyai gambaran setelah lulus mau kemana.
“Tentu akan berdampak pada kepercayaan masyarakat yang lebih meningkat lagi, sehingga penerimaan siswa baru lebih meningkat,” pungkas Nuryadin. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





